Kompas.com - 27/06/2013, 09:29 WIB
Antrean pembelian tiket kereta api untuk mudik Lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (7/5/2013). PT Kereta Api melayani pembelian tiket perjalanan mulai 90 hari sebelum hari keberangkatan. Adanya aturan ini membuat masyarakat mulai memesan tiket kereta jauh-jauh hari.
KOMPAS/HERU SRI KUMOROAntrean pembelian tiket kereta api untuk mudik Lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (7/5/2013). PT Kereta Api melayani pembelian tiket perjalanan mulai 90 hari sebelum hari keberangkatan. Adanya aturan ini membuat masyarakat mulai memesan tiket kereta jauh-jauh hari.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Lebaran masih jauh, tetapi 90 persen tiket kereta api untuk arus mudik telah terjual. Padahal, PT Kereta Api Indonesia sudah menambah 18 rangkaian tambahan khusus kereta Lebaran dari 48 rangkaian yang ada. Setiap rangkaian juga sudah ditambah dua kereta.

Menurut Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Sukendar Mulya di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (26/6/2013), tiket H-7 hingga H-1 Lebaran sudah habis terjual. "Total tersedia 526.912 kursi selama angkutan Lebaran pada 29 Juli-19 Agustus. Hingga kini tersisa 188.068 kursi, sedangkan untuk arus balik masih cukup banyak," ujarnya.

Tujuan terbanyak pemudik adalah kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal itu tampak dari antusiasme pemudik yang membeli tiket KA Bengawan (Jakarta-Solo), KA Tawang Jasa (Jakarta-Semarang), KA Mataremaja (Jakarta-Malang), KA Argo Lawu (Jakarta-Surabaya), KA Taksaka (Jakarta-Yogyakarta), dan KA Kertajaya (Jakarta-Surabaya).

Mateta Rijalulhaq dari humas PT KAI menambahkan, PT KAI akan membuka posko Lebaran pada H-10 hingga H+10. "Kami menyediakan tenaga pengawalan di tiap kereta, posko kesehatan dan keamanan di stasiun keberangkatan, serta peningkatan frekuensi penjagaan rel kereta api dan peningkatan kesiagaan di jalur rawan bencana," ujarnya.

Mengenai dampak kenaikan harga BBM terhadap harga tiket, Mateta menegaskan, kenaikan tidak mencapai 20 persen dari tarif normal. "Kami belum tahu kapan harga tiket akan naik. Jika terjadi kenaikan, calon penumpang yang sudah membeli tiket tidak akan dikenai tarif baru," katanya.

Lebih awal

Di Stasiun Gambir, antrean calon penumpang masih terlihat. Sebagian penumpang mencari tiket mudik untuk keberangkatan pada awal puasa dan Lebaran. Khusus untuk Lebaran, PT KAI telah membuka pemesanan tiket sejak H-90.

"Saya membeli tiket lebih awal karena takut tidak kebagian. Saya beli pergi pulang sekaligus karena takut tidak bisa kembali ke Jakarta," ujar Taufik Rahman, calon penumpang kereta Argo Lawu tujuan Surabaya.

Calon penumpang lain, Suratih Sundari, mengaku puas dengan pelayanan PT KAI kendati masih perlu dilakukan pembenahan. "Antrean calon penumpang yang akan pulang Lebaran dan yang perjalanan biasa seharusnya dipisahkan. Kasihan mereka yang harus antre untuk perjalanan nanti sore atau besok," ujar Suratih. (K10)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

    Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

    Megapolitan
    Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

    Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

    Megapolitan
    Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

    Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

    Megapolitan
    BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

    BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

    Megapolitan
    Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna

    Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna

    Megapolitan
    Fase Bulan Purnama, BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir di Wilayah Pesisir Jakarta 15-19 Mei

    Fase Bulan Purnama, BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir di Wilayah Pesisir Jakarta 15-19 Mei

    Megapolitan
    Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI yang Tak Gelar Operasi Yustisi Setelah Lebaran

    Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI yang Tak Gelar Operasi Yustisi Setelah Lebaran

    Megapolitan
    UPDATE 15 Mei: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 20 Orang

    UPDATE 15 Mei: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 20 Orang

    Megapolitan
    Bertemu CEO BloombergNEF di London, Anies Jajaki Kerja Sama Percepatan Bebas Emisi di Jakarta

    Bertemu CEO BloombergNEF di London, Anies Jajaki Kerja Sama Percepatan Bebas Emisi di Jakarta

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Puluhan Rumah di Kramat Jati Terendam Banjir | Wagub DKI Tegaskan JIS untuk Kegiatan Olahraga

    [POPULER JABODETABEK] Puluhan Rumah di Kramat Jati Terendam Banjir | Wagub DKI Tegaskan JIS untuk Kegiatan Olahraga

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Depok Hujan Petir pada Siang hingga Sore

    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Depok Hujan Petir pada Siang hingga Sore

    Megapolitan
    Siswi SMK di Cipayung yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang ke Rumah

    Siswi SMK di Cipayung yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang ke Rumah

    Megapolitan
    Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Kembali Melonjak Jelang Libur Hari Raya Waisak

    Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Kembali Melonjak Jelang Libur Hari Raya Waisak

    Megapolitan
    Jakarta Hujan Deras Minggu Sore, 24 RT Terendam Banjir

    Jakarta Hujan Deras Minggu Sore, 24 RT Terendam Banjir

    Megapolitan
    Hujan Deras, Puluhan Rumah di Kramatjati Terendam Banjir hingga 50 Cm

    Hujan Deras, Puluhan Rumah di Kramatjati Terendam Banjir hingga 50 Cm

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.