Kompas.com - 28/06/2013, 14:11 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski Komisi B DPRD DKI Jakarta sudah sepakat dengan tarif angkot baru usulan Pemprov DKI Jakarta, DPRD belum memutuskan. Kalangan Fraksi di DPRD menilai, kepentingan masyarakat belum masuk dalam pembahasan.

Fraksi di DPRD menilai pembahasan masih seputar kepentingan kalangan pengusaha angkutan. "DPRD melihat bahwa ada ketidakseimbangan usulan tersebut karena baru mempertimbangkan sisi pengusaha angkutan umum saja, tapi sisi masyarakat, dalam hal ini hak-hak penumpang, itu tidak di jabarkan di sana," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwicaksana, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta perlu kembali menambah analisis mengenai dampak dan juga hak dari masyarakat yang perlu untuk dipenuhi sebelum tarif diputuskan naik. Ia pun menilai Dinas Perhubungan belum memaparkan peningkatan pelayanan angkutan umum dengan kenaikan tarif tersebut.

"Kompensasinya seperti apa, contohnya kebut-kebutan, oper bis di tengah jalan, sopir tembak, keamanan penumpang," ujar Triwicaksana.

"Hak-hak penumpang, eksekutif (Pemprov DKI Jakarta) kenapa tidak perhatikan, seharusnya ada take and give," tambahnya.

Pihak DPRD pun masih menunggu Pemprov DKI Jakarta melengkapi hal itu dalam masalah pelayanan transportasi. Sambil DPRD juga melakukan rapat internal mengenai usul kenaikan tarif yang diajukan Pemprov DKI Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8-14 Agustus 2022

    Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8-14 Agustus 2022

    Megapolitan
    Penjenamaan Rumah Sehat Dinilai untuk Bikin Warga Kunjungi RS Saat Bugar

    Penjenamaan Rumah Sehat Dinilai untuk Bikin Warga Kunjungi RS Saat Bugar

    Megapolitan
    LPSK Sebut Tidak Ada Ancaman Serius terhadap Istri Ferdy Sambo untuk Syarat Dapat Perlindungan

    LPSK Sebut Tidak Ada Ancaman Serius terhadap Istri Ferdy Sambo untuk Syarat Dapat Perlindungan

    Megapolitan
    Mengenang 30 Hari Kematian Brigadir J, Warga Gelar Aksi 3.000 Lilin di Taman Ismail Marzuki

    Mengenang 30 Hari Kematian Brigadir J, Warga Gelar Aksi 3.000 Lilin di Taman Ismail Marzuki

    Megapolitan
    Santri Tewas Dianiaya Teman, Korban Mengeluh Sakit Kepala lalu Tidak Sadarkan Diri

    Santri Tewas Dianiaya Teman, Korban Mengeluh Sakit Kepala lalu Tidak Sadarkan Diri

    Megapolitan
    Bengkel Motor di Kebon Jeruk Terbakar, 65 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Api

    Bengkel Motor di Kebon Jeruk Terbakar, 65 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Api

    Megapolitan
    Penyidik KPK Tinggalkan Plaza Summarecon Bekasi Usai Penggeledahan Berkait Kasus Suap Haryadi Suyuti

    Penyidik KPK Tinggalkan Plaza Summarecon Bekasi Usai Penggeledahan Berkait Kasus Suap Haryadi Suyuti

    Megapolitan
    Komplotan Begal Bersajam di Jakarta Barat Tertangkap, Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

    Komplotan Begal Bersajam di Jakarta Barat Tertangkap, Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

    Megapolitan
    Kondisi Air Tanah di Jakarta Kritis, PAM Jaya Targetkan Layanan SPAM 100 Persen pada 2030

    Kondisi Air Tanah di Jakarta Kritis, PAM Jaya Targetkan Layanan SPAM 100 Persen pada 2030

    Megapolitan
    Urai Kepadatan Jalan Daan Mogot, Pengalihan Arus Lalu Lintas akan Diberlakukan di Simpang Casa Jardin

    Urai Kepadatan Jalan Daan Mogot, Pengalihan Arus Lalu Lintas akan Diberlakukan di Simpang Casa Jardin

    Megapolitan
    Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Tanjung Duren Tertangkap, Kerap Beraksi di Jakarta Barat

    Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Tanjung Duren Tertangkap, Kerap Beraksi di Jakarta Barat

    Megapolitan
    Babak Baru Penjenamaan Rumah Sehat, Komisi E DPRD DKI Akan Panggil Dinkes

    Babak Baru Penjenamaan Rumah Sehat, Komisi E DPRD DKI Akan Panggil Dinkes

    Megapolitan
    Santri Tewas Dianiaya Temannya di Tangerang, Keluarga Duga Ada Kelalaian Pondok Pesantren

    Santri Tewas Dianiaya Temannya di Tangerang, Keluarga Duga Ada Kelalaian Pondok Pesantren

    Megapolitan
    Jakarta Terancam Tenggelam pada 2050 Akibat Eksploitasi Air Tanah

    Jakarta Terancam Tenggelam pada 2050 Akibat Eksploitasi Air Tanah

    Megapolitan
    Kades Terjerat Pungli PTSL, Begini Nasib Pemerintahan Desa Lambangsari

    Kades Terjerat Pungli PTSL, Begini Nasib Pemerintahan Desa Lambangsari

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.