Polisi Kantongi Ciri-ciri Pemerkosa Karyawati di Dekat Jalan Pramuka

Kompas.com - 28/06/2013, 17:04 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi telah mengantongi ciri-ciri fisik pelaku pemerkosaan terhadap seorang karyawati bernama MC (31) di gang sempit dekat halte transjakarta di Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat (28/6/2013), mengatakan, ciri-ciri pelaku diperoleh dari keterangan korban karena tak ada saksi lain yang melihat kejadian secara langsung.

"Pelaku ciri-cirinya rambut jabrik, badan agak tegap, dan masih muda," kata Rikwanto.

Pengakuan korban itu, kata Rikwanto, dikembangkan dalam penyidikan di lapangan. Sejauh ini polisi sudah memeriksa enam saksi, yaitu saksi pelapor, saksi suami, dan empat lain yang merupakan warga di sekitar lokasi kejadian.

Rikwanto menyebutkan, polisi juga masih menyelidiki hal-hal lain, seperti latar belakang, terutama situasi dan kondisi sebelum terjadinya pemerkosaan tersebut, serta bagaimana komunikasi di keluarga korban. Pemeriksaan terhadap korban MC dilakukan oleh psikolog dan psikiater untuk menghilangkan efek trauma pada korban.

"Mungkin melalui pemeriksaan itu dapat terungkap peristiwanya dan ada suatu hal yang bisa diolah untuk dijadikan profil dari pelaku," ujar Rikwanto.

MC diperkosa di salah satu gang sempit dekat halte transjakarta di Jalan Pramuka Raya pada Jumat (21/6/2013) pekan lalu. Gang itu merupakan jalan pintas ke halte transjakarta, tetapi jarang dilewati oleh warga. Polisi menduga pelaku sudah mengintai korban karena korban biasa melewati gang itu dari tempat kerjanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X