Kompas.com - 01/07/2013, 12:35 WIB
Sebuah rangkaian KRL Ekonomi non AC berasap di Manggarai, Jakarta, Selasa (14/5/2013). Ditje Pt KAI sepakat kereta KRL AC akan ditingkatkan jumlahnya mengantikan kereta non AC karena dari segi keamanan, kereta non AC rawannkarena pintu tidak tertutup secara otomatis.
KOMPAS/LASTI KURNIASebuah rangkaian KRL Ekonomi non AC berasap di Manggarai, Jakarta, Selasa (14/5/2013). Ditje Pt KAI sepakat kereta KRL AC akan ditingkatkan jumlahnya mengantikan kereta non AC karena dari segi keamanan, kereta non AC rawannkarena pintu tidak tertutup secara otomatis.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan, sudah saatnya kereta listrik ekonomi dihapuskan. Menurutnya, rata-rata KRL ekonomi berusia sekitar 30 tahun sehingga kerap mogok.

Dahlan mengatakan, beroperasinya KRL ekonomi justru kerap menghambat peningkatan pelayanan KRL secara keseluruhan. "Commuter line makin murah, bisa dijangkau. Lima stasiun pertama Rp 2.000, seterusnya Rp 500. Kereta ekonomi lebih sering mogok, usianya sudah 30 tahun. Sudahlah, ditarik saja," kata Dahlan, Senin (1/7/2013) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

Hari ini PT KAI Commuterline Jabodetabek memulai mengoperasikan tiket elektronik dan tarif progresif untuk layanan KRL commuter line. Pada hari pertama peluncurannya, pagi tadi sebuah rangkaian KRL ekonomi dari Bogor menuju Jakarta mogok di Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan. Mogoknya kereta ekonomi tersebut disebabkan adanya sistem kelistrikan di dalam kereta yang terbakar.

Akibat mogoknya KRL ekonomi tersebut, perjalanan sejumlah kereta mengalami keterlambatan. Terjadi penumpukan calon penumpang di stasiun tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kebakaran di Gedung Cyber Jaksel, Damkar Sebut Api Muncul dari Lantai 3

    Kebakaran di Gedung Cyber Jaksel, Damkar Sebut Api Muncul dari Lantai 3

    Megapolitan
    Seorang Pria Meninggal Saat Memangkas Pohon di Bekasi

    Seorang Pria Meninggal Saat Memangkas Pohon di Bekasi

    Megapolitan
    Korban Tewas dalam Kebakaran di Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap

    Korban Tewas dalam Kebakaran di Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap

    Megapolitan
    Sekat Dibuka, Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda Sudah Normal

    Sekat Dibuka, Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda Sudah Normal

    Megapolitan
    Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi di PGC, Sopir Hilang Kendali akibat Dongkrak Timpa Pedal Gas

    Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi di PGC, Sopir Hilang Kendali akibat Dongkrak Timpa Pedal Gas

    Megapolitan
    Harus Rawat Ibunya yang Sakit, Jerinx Ajukan Penangguhan Penahanan ke Kejari Jakpus

    Harus Rawat Ibunya yang Sakit, Jerinx Ajukan Penangguhan Penahanan ke Kejari Jakpus

    Megapolitan
    Banyak Karyawan Terjebak Kebakaran di Gedung Cyber, 1 Orang Tewas

    Banyak Karyawan Terjebak Kebakaran di Gedung Cyber, 1 Orang Tewas

    Megapolitan
    Bus Transjakarta Kecelakaan Lagi, Anggota Komisi B Minta Audit Menyeluruh

    Bus Transjakarta Kecelakaan Lagi, Anggota Komisi B Minta Audit Menyeluruh

    Megapolitan
    Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber Jaksel

    Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber Jaksel

    Megapolitan
    Langkah RSUD Kota Tangerang Hadapi Ancaman Gelombang 3 Covid-19

    Langkah RSUD Kota Tangerang Hadapi Ancaman Gelombang 3 Covid-19

    Megapolitan
    Buka Penutupan Ruas Jalan di Kawasan Patung Kuda, Polisi Pastikan Sudah Tak Ada Massa Reuni 212

    Buka Penutupan Ruas Jalan di Kawasan Patung Kuda, Polisi Pastikan Sudah Tak Ada Massa Reuni 212

    Megapolitan
    Antisipasi Reuni 212, Transjakarta Sesuaikan Layanan di Sekitar Monas

    Antisipasi Reuni 212, Transjakarta Sesuaikan Layanan di Sekitar Monas

    Megapolitan
    Sejarah Patung 'Kuda' Arjuna Wijaya

    Sejarah Patung "Kuda" Arjuna Wijaya

    Megapolitan
    Petugas Damkar Evakuasi Pekerja yang Terjebak dalam Kebakaran Gedung Cyber

    Petugas Damkar Evakuasi Pekerja yang Terjebak dalam Kebakaran Gedung Cyber

    Megapolitan
    Pos Polisi yang Ditabrak Bus Transjakarta di Simpang PGC dalam Kondisi Kosong

    Pos Polisi yang Ditabrak Bus Transjakarta di Simpang PGC dalam Kondisi Kosong

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.