Kompas.com - 01/07/2013, 14:20 WIB
Novi Amelia diwawancara wartawan menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (28/5/2013). Novi akan menjalani sidang perdanan terkait kasus laka lantas yang dialaminya. BERITA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHANovi Amelia diwawancara wartawan menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (28/5/2013). Novi akan menjalani sidang perdanan terkait kasus laka lantas yang dialaminya.
EditorAna Shofiana Syatiri


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Pengacara Novi Amelia, Randy Anggara, mengaku sangat kaget saat mendengar kliennya, si pengemudi seksi, kembali membuat sensasi. Dia mengaku baru mendengar Novi hampir buka baju di tengah jalan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

"Saya baru saja pulang dari luar kota. Baru saja saya mendarat ini. Pas nyalain handphone, langsung banyak wartawan yang telepon saya, nanya kenapa Mbak Novi kumat lagi," ujar Randy saat dihubungi Senin (1/7/2013).

Randy pun belum bisa banyak menjawab pertanyaan wartawan. Ia dan tim kuasa hukum Novi yang lain langsung meluncur ke Mapolrestro Jakarta Selatan untuk menemui Novi yang tengah diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestro Jakarta Selatan.

"Saya belum dengar keterangan apa-apa dari Novi. Saya belum berhasil menghubungi dia. Ini saya sedang kirim tim ke kantor polisi," ujar Randy.

Novi Amelia adalah model majalah dewasa yang pernah membuat heboh akibat aksi menyetir ugal-ugalannya di Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat. Kala itu, Novi yang hanya berbalut bikini mengendarai mobil hingga menabrak tujuh orang sampai terluka.

Kasus itu saat ini sedang proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Novi sempat berharap dia tidak ditahan dan proses hukumnya segera selesai.

Namun, Senin dini hari tadi, Novi kembali berulah nyaris menanggalkan seluruh pakaiannya. Aksi Novi itu lalu dihentikan tukang ojek, yang kemudian membawanya ke Mapolsektro Mampang, sebelum akhirnya dipindah ke Mapolrestro Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber Warta Kota
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

    Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

    Megapolitan
    Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

    Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

    Megapolitan
    Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

    Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

    Megapolitan
    PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

    PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

    Megapolitan
    Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

    Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

    Megapolitan
    Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

    Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

    Megapolitan
    Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

    Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

    Megapolitan
    Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

    Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

    Megapolitan
    Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

    Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

    Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

    Megapolitan
    Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

    Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

    Megapolitan
    Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

    Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

    Megapolitan
    UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

    UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

    Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

    Megapolitan
    Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

    Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.