Kompas.com - 01/07/2013, 18:29 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai menonton drama musikal Ariah, di Monumen Nasional, Minggu (30/6/2013) malam. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai menonton drama musikal Ariah, di Monumen Nasional, Minggu (30/6/2013) malam.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengajukan usulan tarif angkutan umum kepada DPRD DKI. Namun, DPRD tak akan menerima usulan tarif angkutan umum sampai Dinas Perhubungan DKI Jakara menjamin pelayanan angkutan umum akan lebih baik jika usulan tarif diterima.

"Kalau tarifnya mau dinaikkan, jaminan apa yang diberikan Pemprov DKI kepada penumpang. Bagaimana keamanan perempuan di malam hari, masak penumpang terus yang dikorbankan," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, yang biasa disapa Sani.

Ia mencontohkan kelayakan dan kenyamanan angkutan umum itu seperti angkot yang tidak sembarangan berhenti di pinggir jalan, jaminan tidak mengebut di jalanan, tidak menggunakan sopir tembak, dan jaminan terbebasnya dari pelecehan seksual, khususnya terhadap perempuan.

"Mereka ingin minta tarifnya segera dinaikkan, tapi rakyat kita malah enggak diurusi. Nah, itu yang menjadi tugas Dishub DKI. DPRD cuma minta mana hak penumpang, jangan cuma urusi tarif doang," kata Sani.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa pihaknya sudah tak akan menambahkan apa pun dalam usulan tarif angkutan umum yang sudah mereka ajukan kepada DPRD DKI. Dengan kata lain, Pemprov DKI Jakarta tak akan memberi jaminan apa pun berkaitan dengan tuntutan DPRD DKI.

"Kita masih tunggu DPRD, bola di tangan mereka. Kita enggak ada usulan lagi ke mereka," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Senin (1/7/2013).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X