Ini Kata Jokowi soal Tuntutan DPRD

Kompas.com - 01/07/2013, 22:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam Jakarnaval 2013. Minggu (30/6/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusGubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam Jakarnaval 2013. Minggu (30/6/2013).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyerahkan usulan tarif angkutan umum yang baru kepada DPRD DKI. Namun, DPRD belum menyetujuinya karena Pemprov DKI, dalam hal ini dinas perhubungan, belum menyatakan akan meningkatkan pelayanan transportasi.

Berkaitan dengan hal itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, di Jakarta, Senin (1/7/2013), mengatakan, "Nggak usah disuruh juga kita perbaiki terus."

Ketika ditanya apakah tindakan DPRD DKI mengajukan tuntutan itu menghambat tercapainya kepastian tarif baru, Jokowi mengatakan, "Tanya sajalah ke masyarakat."

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan tarif baru angkutan kota sebagai penyesuaian atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Setelah memperhitungkan pertimbangan Dinas Perhubungan DKI, Organda, dan Dewan Transportasi Kota Jakarta; Pemprov DKI mengusulkan tarif bus kecil naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.000, bus sedang naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000, bus besar reguler naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000.

Awalnya, Pemprov DKI juga berencana menaikkan tarif transjakarta, dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000. Namun, Jokowi membatalkannya. Menurut Jokowi, tarif transjakarta hanya akan naik setelah Pemprov DKI memperbaiki layanannya, seperti menambah jumlah bus sebanyak 1.000 unit.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

    Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

    Megapolitan
    Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

    Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

    Megapolitan
    Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

    Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

    Megapolitan
    Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

    Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

    [POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

    Megapolitan
    BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

    BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

    Megapolitan
    Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

    Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

    Megapolitan
    Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

    Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

    Megapolitan
    Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

    Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

    Megapolitan
    Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

    Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

    Megapolitan
    Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

    Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

    Megapolitan
    Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

    Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

    Megapolitan
    Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

    Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

    Megapolitan
    Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

    Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

    Megapolitan
    Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

    Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X