Jam Kerja PNS DKI Dipotong Selama Puasa, Ada Sanksi jika Kinerja Turun

Kompas.com - 02/07/2013, 12:35 WIB
Ilustrasi: Pegawai negeri sipil (PNS) KONTAN/FRANSISKUS SIMBOLON Ilustrasi: Pegawai negeri sipil (PNS)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Selama bulan Ramadhan, jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dikurangi selama 1,5 jam. Meski demikian, ada sanksi jika kinerja PNS menurun selama puasa.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI I Made Karmayoga menjelaskan, pengurangan jam tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pegawai Muslim beribadah di bulan suci tersebut.

"Jadi, di hari biasa PNS kerja efektifnya selama tujuh jam. Kebijakan ini sudah diterapkan sejak tahun-tahun sebelumnya," kata Made di Balaikota Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Ketentuan itu telah tertuang dalam surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang menyebutkan, jam kerja PNS selama bulan Ramadhan 1434 Hijriah dikurangi selama 1,5 jam. Jika biasanya, PNS masuk kerja pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB, maka pada hari Senin-Kamis di bulan puasa, jam kerja mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Adapun jam kerja di hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.30 WIB dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30 WIB. Dengan begitu, jam kerja PNS pada bulan puasa berubah menjadi 32,5 jam per minggu, lebih sedikit dari biasanya sebanyak 40 jam per minggu.

Surat edaran MenPAN RB tentang Penetapan Jam Kerja PNS pada Bulan Ramadhan itu akan ditindaklanjuti dengan surat keputusan gubernur. "Sesegera mungkin akan dikeluarkan SK Gubernur dan langsung disosialisasikan kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI," kata Made.

Mantan Sekretaris Bappeda itu mengimbau PNS untuk tetap menjaga disiplin dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadhan. Bagi PNS yang tertangkap mangkir kerja, terlambat masuk kantor, atau kinerja menurun selama bulan puasa, akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Tak hanya itu, tunjangan kinerja PNS yang tidak disiplin juga akan dipotong.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Megapolitan
Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Megapolitan
Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Megapolitan
Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Megapolitan
Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Megapolitan
Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Megapolitan
Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X