Kompas.com - 02/07/2013, 23:32 WIB
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk sembilan orang pengedar narkoba yang diduga anggota sindikat internasional. Dari sembilan orang itu, polisi menyita 5,3 kilogram sabu dan 10.084 butir ekstasi senilai Rp 12 miliar.

Kesembilan orang itu berinisial SGH (35), LNW (40), MRN (42), MNA (38), FDL (40), NFD (37), AD (35), HRT (35), dan AND (40). SGH dan LNWT adalah perempuan, sementara lainnya adalah lelaki. Semuanya warga Indonesia. Diduga, jaringan ini dikendalikan napi kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.

Dari penyidikan polisi, jaringan ini sudah beroperasi sejak setahun lalu dan kerap mendistribusikan sabu dan ekstasi ke sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Denpasar, Medan, Bandung, dan Surabaya.

Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/7/2013), Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal (Pol) Sudjarno mengatakan, pengungkapan jaringan ini berawal dari tertangkapnya dua perempuan berinisial SGH dan LNW serta seorang pria bernama MRN.

Ketiganya dibekuk di sebuah apartemen di Jakarta Utara pada 13 Juni 2013 lalu. Menurut Sudjarno, penangkapan ini atas informasi dari masyarakat yang diterima petugas melalui SMS 1717," kata Sudjarno. "Dari ketiga orang itu, kami sita 64 butir ekstasi berlogo BRO dan sabu sebanyak 0,66 gram," kata Sudjarno.

Dari penangkapan ini, polisi lalu melakukan pengembangan dan pada hari yang sama menangkap MNA dan FDL dengan barang bukti pil ekstasi 10 ribu butir dengan logo love. Keduanya ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB di area parkir salah satu tempat hiburan di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

Setelah memeriksa kelima tersangka, petugas kembali berhasil menangkap dua tersangka lainnya dua hari kemudian atau 15 Juni 2013, yakni NFD dan ADS, di salah satu apartemen di Jakarta Pusat.

NFD ditangkap di area parkir apartemen tersebut pada pukul 09.00, sedangkan ADS ditangkap pukul 12.40 WIB. Dari tangan keduanya, polisi menyita 20 butir pil ekstasi dan 3 gram sabu-sabu.

Dalam pemeriksaan, ketujuh orang itu mengakui pil ekstasi dan sabu itu diperoleh dari seseorang berinisial HRT. Selanjutnya, masih di hari yang sama, HRT diciduk di daerah Pademangan, Jakarta Utara, sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari tangan HRT, petugas mendapatkan 5 kilogram sabu yang diduga berasal dari Malaysia dan akan diselundupkan ke Bali. Sabu itu dimasukkan ke Indonesia melalui Medan. Pada saat ditangkap, pelaku menyembunyikan obat-obat terlarang itu dalam sebuah radio tua.

Sudjarno mengatakan, polisi kembali melakukan pengembangan dan akhirnya didapatilah seorang nama berinisial AND, yang tinggal di Denpasar, Bali. Polda Metro Jaya kemudian berkoordinasi dengan Polda Bali untuk menangkap AND. Hasilnya, AND ditangkap di Jalan Kunti II, Seminyak, Denpasar, pada 28 Juni 2013.

"Dari tangan AND, petugas mengamankan sabu-sabu seberat 500 gram yang diduga dari seseorang di Malaysia. Baik AND maupun HRT, setelah diperiksa, mereka mengakui jika barang itu diperoleh dari seseorang berinisial DNL di Malaysia," ujarnya.

Saat ini, kata Sudjarno, Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Interpol dan Kepolisian Diraja Malaysia untuk menangkap tersangka DNL yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir 3.000 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis Selama 3 Hari di Jakarta Barat

Hampir 3.000 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis Selama 3 Hari di Jakarta Barat

Megapolitan
Lahan Pertamina Akan Dikosongkan untuk Normalisasi Aliran Situ Rawa Badak, Ormas Minta Gardunya Tak Dirubuhkan

Lahan Pertamina Akan Dikosongkan untuk Normalisasi Aliran Situ Rawa Badak, Ormas Minta Gardunya Tak Dirubuhkan

Megapolitan
Tertabrak 2 Kereta Sekaligus di Kranji Bekasi, Sepeda Motor Terseret 2,5 Kilometer

Tertabrak 2 Kereta Sekaligus di Kranji Bekasi, Sepeda Motor Terseret 2,5 Kilometer

Megapolitan
Pemulung Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Gatot Subroto, Kondisinya Belum Sadar

Pemulung Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Gatot Subroto, Kondisinya Belum Sadar

Megapolitan
Pura-pura Belanja, Pencuri Ponsel Beraksi di Warung Makan Daerah Kembangan

Pura-pura Belanja, Pencuri Ponsel Beraksi di Warung Makan Daerah Kembangan

Megapolitan
Hilang Timbul Kampung Narkoba, Berlindung di Balik Komunitas dan Kode Rahasia

Hilang Timbul Kampung Narkoba, Berlindung di Balik Komunitas dan Kode Rahasia

Megapolitan
Cegah PMK Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkot Depok Gencar Pantau RPH hingga Lapak Hewan Kurban

Cegah PMK Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkot Depok Gencar Pantau RPH hingga Lapak Hewan Kurban

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Kalimalang, Disebut Ikut Ayah Mencuci Motor Sebelum Tercebur dan Terseret Arus

Remaja Tenggelam di Kalimalang, Disebut Ikut Ayah Mencuci Motor Sebelum Tercebur dan Terseret Arus

Megapolitan
Libur Sekolah dan Jelang Idul Adha 2022, Jumlah Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Meningkat 2 Kali Lipat

Libur Sekolah dan Jelang Idul Adha 2022, Jumlah Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Meningkat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Indekos di Kembangan, Pelaku Sudah Beraksi 20 Kali dalam 2 Bulan

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Indekos di Kembangan, Pelaku Sudah Beraksi 20 Kali dalam 2 Bulan

Megapolitan
Gubernur Anies Resmikan Pembangunan Fasilitas Interkoneksi Bawah Tanah di Stasiun MRT

Gubernur Anies Resmikan Pembangunan Fasilitas Interkoneksi Bawah Tanah di Stasiun MRT

Megapolitan
Kawanan Juru Parkir Liar Keroyok Seorang Pria di Tugu Tanah Baru Depok, Satu Pelaku Ditangkap

Kawanan Juru Parkir Liar Keroyok Seorang Pria di Tugu Tanah Baru Depok, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
1 dari 7 Remaja Bersenjata Tajam yang Ditangkap di Sawah Besar Positif Narkoba

1 dari 7 Remaja Bersenjata Tajam yang Ditangkap di Sawah Besar Positif Narkoba

Megapolitan
Satu Keluarga Hendak Diusir dari Rusun, Wagub DKI: Tidak Bijak yang Tak Bersalah Ikut Kena Sanksi

Satu Keluarga Hendak Diusir dari Rusun, Wagub DKI: Tidak Bijak yang Tak Bersalah Ikut Kena Sanksi

Megapolitan
Polisi Tangkap 7 Remaja Bersenjata Tajam di Sawah Besar

Polisi Tangkap 7 Remaja Bersenjata Tajam di Sawah Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.