Kompas.com - 04/07/2013, 01:16 WIB
Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kanan) dan Nachrowi Ramli (dua dari kiri) tampak duduk berdekatan dalam acara malam final pemilihan Abang dan None Jakarta 2103 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2013) malam. KOMPAS.com/KURNIA AZIZAGubenur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kanan) dan Nachrowi Ramli (dua dari kiri) tampak duduk berdekatan dalam acara malam final pemilihan Abang dan None Jakarta 2103 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2013) malam.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menilai acara Abang dan None Jakarta 2013 bernilai lebih dari sekadar kontes kecantikan karena penilaian juri juga didasarkan pada intelektualitas, wawasan, dan inner beauty.

"Lho, tadi kan bisa dilihat, tidak hanya fisik, tapi juga inner beauty, kecerdasannya, diadu semua. Kalau cari fisiknya, mungkin saya cukup," ujar Jokowi seusai acara Malam Final Abang dan None Jakarta 2013 di Monumen Nasional (Monas), Rabu (3/7/2013) malam.

Menurut Jokowi, para peserta mendapatkan pembekalan dari orang-orang yang ahli di bidangnya sehingga hasilnya layak dibanggakan dan diandalkan untuk mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan Jakarta.

Jokowi juga mengatakan, Abang dan None Jakarta harus proaktif dan independen sehingga tak hanya mengikuti gubernur, tetapi memperluas pandangan dan wawasan masyarakat.

"Fungsi hanya mendampingi gubernur saya kira harus pelan-pelan mulai dihilangkan," ujar Jokowi.

Gelar Abang dan None Jakarta 2013 diraih oleh Dio Aufa Handoyo dan Delicia Gemma Syah Marita. Mereka menyisihkan 34 finalis lain (17 pasang).

Acara Malam Final Abang dan None 2013 bisa disebut bersejarah, mengingat ini adalah kali pertama malam final acara tersebut dilaksanakan di ruang terbuka, yaitu di Plaza Monas sisi timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suasana Malam Final Abang dan None 2013 juga terasa kian meriah karena masyarakat bisa menyaksikan secara gratis dan tak jauh dari panggung utama digelar acara pesta dan pasar rakyat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ODHA di Depok Masih Dapat Stigma Negatif

ODHA di Depok Masih Dapat Stigma Negatif

Megapolitan
Pemprov Jakarta Bentuk Tim Khusus Awasi Alat Makan Bahan Melamin Tak Ber-SNI

Pemprov Jakarta Bentuk Tim Khusus Awasi Alat Makan Bahan Melamin Tak Ber-SNI

Megapolitan
Pada Akhir Pekan, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Capai 90.000 Orang

Pada Akhir Pekan, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Capai 90.000 Orang

Megapolitan
PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

Megapolitan
Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Megapolitan
Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Megapolitan
UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.