Tim Persib Bandung Akan Dimintai Keterangan Terkait Pelemparan Batu

Kompas.com - 04/07/2013, 19:09 WIB
Suporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta. TRIBUNNEWS/DANY PERMANASuporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya terus menelusuri kasus perusakan bus yang ditumpangi pemain dan ofisial klub Persib Bandung. Bahkan, Polda Metro Jaya akan mengirimkan penyidik ke Bandung, Jawa Barat.

"Kami masih kerja sama dengan Persib mengumpulkan keterangan karena pemain dan ofisial yang paling tahu kejadian itu. Kami akan jemput bola ke sana," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (4/7/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, kemungkinan penyidik Polda Metro Jaya akan berangkat ke Bandung pada pekan depan. "Pemeriksaan ke sana rencananya dilakukan minggu ini atau minggu depan, bergantung bagaimana koordinasinya nanti," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, sebelum insiden memalukan itu terjadi, ada 20 sampai 25 orang mengendarai sepeda motor dan memakai pemutup muka nongkrong di Halte Jamsostek di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2013) siang.


Tidak lama kemudian, bus yang membawa tim Persib Bandung keluar dari hotel tempat mereka menginap, yaitu Hotel Kartika Chandra yang terletak tidak jauh dari lokasi tempat kelompok bermotor itu nongkrong.

Saat bus tim Persib lewat, gerombolan itu melempar ke arah bus tersebut sambil berteriak. Tak cukup sampai di situ, mereka menyeberang jalan arah Semanggi untuk kembali mencegat bus.

Beruntung, kericuhan itu tak berlanjut karena bus Persib masuk ke jalan tol kembali pulang ke Bandung, tidak jadi bertanding melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

    Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

    Megapolitan
    Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

    Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

    Megapolitan
    8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

    8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

    Megapolitan
    Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

    Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

    Megapolitan
    300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

    300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

    Megapolitan
    BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

    BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

    Megapolitan
    Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

    Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

    Megapolitan
    9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

    9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

    Megapolitan
    Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

    Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

    Megapolitan
    Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

    Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

    Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

    Megapolitan
    Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

    Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

    Megapolitan
    Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

    Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

    Megapolitan
    Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

    Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

    Megapolitan
    Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

    Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X