Jokowi dan Motivasi bagi Para "Pemegang Kunci" Ibu Kota

Kompas.com - 05/07/2013, 09:49 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek perluasan daun pintu air Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2013). Proyek yang menelan biaya Rp 215 miliar tersebut diperkirakan akan selesai selama satu tahun. Diharapkan dengan diperluasnya daun pintu air Manggarai tersebut akan menjadi satu diantara solusi banjir di Jakarta. TRIBUNNEWS/DANY PERMANAPekerja menyelesaikan proyek perluasan daun pintu air Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2013). Proyek yang menelan biaya Rp 215 miliar tersebut diperkirakan akan selesai selama satu tahun. Diharapkan dengan diperluasnya daun pintu air Manggarai tersebut akan menjadi satu diantara solusi banjir di Jakarta.
EditorLaksono Hari Wiwoho


Wajahnya berbinar. Kedua tangannya membopong kardus warna coklat. Di halaman kantor Unit Pengelola Teknis Peralatan dan Perbekalan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Mukandar (57) tak bisa menutupi kegembiraannya, Kamis (4/7/2013) petang.

Penjaga Pintu Air Kramatjati, Jakarta Timur, itu bergegas menuju sepeda motornya di tempat parkir. Kardus berisi aneka bahan kebutuhan pokok itu dia tutup dengan plastik agar terlindung dari guyuran hujan.

Seperti Mukandar, sukacita juga tampak di wajah tenaga honorer penjaga pintu air dan penyaring sampah Dinas PU DKI Jakarta sore itu. Selain bertatap muka dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, 545 petugas juga diundang untuk mengambil sumbangan bahan pangan.

Kotak coklat itu bertuliskan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1434 H". Isinya, antara lain, minyak goreng, sirup, kue kering, dan gula. Hal ini merupakan rutinitas tahunan. Namun, bagi Mukandar, pembagian kali ini terasa istimewa.

"Saya menerimanya langsung dari Pak Jokowi. Tadi salaman dan menyapanya dari dekat. Enam tahun jadi penjaga pintu, baru kali ini bertemu Gubernur," kata Mukandar.

Suasana ruangan tempat acara itu digelar terasa hangat dan guyub. Tak ada sekat antara pejabat dan petugas lapangan. Para penjaga pintu air itu dengan ceria dan terbuka menyampaikan perasaannya.

Salah satu petugas pintu air membuka dialog dengan menyampaikan dukungannya kepada Jokowi. "Saya selalu siaga di rumah pompa. Penuh sukacita mengemban amanat. Semoga kami lebih dapat perhatian," ujarnya.

Sebelum bertemu Jokowi, mereka dihibur pentas musik dangdut. Beberapa "melantai", berjoget bareng penyanyi.

Aneka celotehan dilontarkan beberapa petugas kepada Jokowi. Ada yang meminta uang lembur khusus bagi penyaring sampah, meminta perhatian untuk penanganan sampah di kali, dan minta diangkat jadi pegawai negeri sipil. Ada pula yang blakblakan minta tunjangan hari raya (THR).

"Pak, THR, Pak!" celoteh salah satu dari mereka yang segera disambut tawa meriah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

    Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

    Megapolitan
    DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

    DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

    Megapolitan
    PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

    PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

    Megapolitan
    Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

    Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

    Megapolitan
    Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

    Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

    Megapolitan
    [UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

    [UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

    Megapolitan
    PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

    PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

    Megapolitan
    Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

    Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

    Megapolitan
    Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

    Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

    Megapolitan
    Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

    Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

    Megapolitan
    Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

    Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

    Megapolitan
    Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

    Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

    Megapolitan
    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Megapolitan
    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Megapolitan
    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X