Kompas.com - 07/07/2013, 21:40 WIB
Pengunjung memadati Jakarta Fair Kemayoran 2013 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/7/2013). Acara tahunan dalam rangka merayakan HUT ke-486 Kota Jakarta tersebut diikuti oleh 2.650 peserta yang tergabung dalam 1.280 stan. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung memadati Jakarta Fair Kemayoran 2013 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/7/2013). Acara tahunan dalam rangka merayakan HUT ke-486 Kota Jakarta tersebut diikuti oleh 2.650 peserta yang tergabung dalam 1.280 stan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT JIExpo Murdaya Poo mengklaim, terjadi peningkatan jumlah pengunjung pada penyelenggaraan Jakarta Fair 2013. Hal itu disampaikan Murdaya dalam acara penutupan PRJ 2013 di Arena PRJ Kemayoran, Minggu (7/7/2013).

"Jumlah pengunjung tahun ini telah melebihi jumlah pengunjung tahun lalu, yaitu telah mencapai 4,8 juta orang sampai dengan Sabtu (6/6/2013). Hal itu dikarenakan kami ada memberikan fasilitas gratis untuk lansia, TNI/Polri, anak-anak dan para undangan," kata Murdaya dalam kata sambutannya.

Mengenai jumlah transaksi, Murdaya mengatakan bahwa nilai transaksi hingga Jumat (2/7/2013) telah mencapai Rp 4,35 triliun. Murdaya yakin, sampai penutupan transaksi pada pukul 23.00 WIB malam ini, jumlah transaksi akan mencapai Rp 4,5 triliun sesuai target awal. Sektor yang menyumbang jumlah transaksi paling banyak adalah otomotif.

"Kami yakin sampai event ini ditutup pukul 23.00 WIB nanti, nilai transaksi akan terus meningkat," kata Murdaya.

Pada penyelenggaraan Jakarta Fair 2012, jumlah pengunjung mencapai 4,5 juta orang dengan total transaksi mencapai Rp 4,2 triliun.

Acara Jakarta Fair 2013 dimulai sejak 6 Juni 2013 dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 10 Juni 2013. Acara penutupan malam ini semestinya ditutup oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun karena ada kesibukan lain, Basuki berhalangan hadir.

Mewakili pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Plt Sekretaris Daerah Wiryatmoko menutup acara itu pada pukul 20.55 WIB. Penutupan ditandai dengan pementasan kembang api selama 5 menit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

    Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

    Megapolitan
    Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

    Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

    Megapolitan
    Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

    Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

    Megapolitan
    Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

    Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

    Megapolitan
    Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

    Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

    Megapolitan
    Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

    Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

    Megapolitan
    Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

    Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

    Megapolitan
    Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

    Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

    Megapolitan
    Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

    Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

    Megapolitan
    6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

    6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

    Megapolitan
    Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

    Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

    Megapolitan
    Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

    Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

    Megapolitan
    Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

    Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

    Megapolitan
    Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

    Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

    Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.