Kompas.com - 08/07/2013, 13:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. TRIBUNNEWS/HERUDINGubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Tersiar kabar Joko Widodo berpamitan meminta izin maju menjadi calon presiden. Bahkan, Jokowi pun dikabarkan akan menyerahkan kursi DKI 1 kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Apa kata Basuki?

Basuki mengakui memang keduanya sempat mengobrol berdua. Namun, pembahasannya bukan membicarakan soal pencapresan Jokowi.

"Aku ngomong berdua saja, mau tahu saja aku ngomongin apa. Mana ada ngomongin itu, kan? Enggak ada ngomong gituan, ngurusin ini aja udah pusing," ujar Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Senin (8/7/2013).

Dengan nada berkelakar, Basuki mengatakan, ia dan Gubernur tidak pernah berpikir atau berbicara mengenai masalah pencapresan. Saat ini, urusan mengenai lelang seleksi promosi jabatan terbuka kepala sekolah hingga puskesmas dikatakannya sudah membuat pusing.

"Jadi gimana mau ngomongin soal capres-capres. Pusing tiap hari urusannya gituan. Pusing inilah," canda Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Sekuriti Keroyok 3 Pengunjung Bar, Manajemen Ajak Korban Cabut Laporan

    Kasus Sekuriti Keroyok 3 Pengunjung Bar, Manajemen Ajak Korban Cabut Laporan

    Megapolitan
    Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Megapolitan
    Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

    Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

    Megapolitan
    Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

    Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

    Megapolitan
    Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

    Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

    Megapolitan
    Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

    Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

    Megapolitan
    Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

    Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

    Megapolitan
    Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

    Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

    Megapolitan
    Kuasa Hukum Korban Pelecehan di KPI Harap Polisi Segera Tetapkan Tersangka

    Kuasa Hukum Korban Pelecehan di KPI Harap Polisi Segera Tetapkan Tersangka

    Megapolitan
    Kecelakaan Kereta Api Terbesar di Indonesia Terjadi 34 Tahun Lalu di Bintaro, Ratusan Penumpang Tewas

    Kecelakaan Kereta Api Terbesar di Indonesia Terjadi 34 Tahun Lalu di Bintaro, Ratusan Penumpang Tewas

    Megapolitan
    Korban Pelecehan di KPI 6 Kali Jalani Pemeriksaan Psikis di RS Polri

    Korban Pelecehan di KPI 6 Kali Jalani Pemeriksaan Psikis di RS Polri

    Megapolitan
    Orangtua Korban Tewas Susur Sungai di Ciamis Ingin Tahu SOP Kegiatan

    Orangtua Korban Tewas Susur Sungai di Ciamis Ingin Tahu SOP Kegiatan

    Megapolitan
    Jakarta Terapkan PPKM Level 2, Anak Boleh Masuk Bioskop Berdasarkan Instruksi Mendagri

    Jakarta Terapkan PPKM Level 2, Anak Boleh Masuk Bioskop Berdasarkan Instruksi Mendagri

    Megapolitan
    Wali Kota Tangerang: PPKM Turun Level 2, Warga Tetap Harus Jalankan Prokes dengan Benar

    Wali Kota Tangerang: PPKM Turun Level 2, Warga Tetap Harus Jalankan Prokes dengan Benar

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.