"Kehilangan" 700 Ribu Tiket, PT KAI Tutup "Jalan Tikus"

Kompas.com - 09/07/2013, 01:12 WIB
Situasi di depan loket di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2013) petang. Pihak stasiun mengklaim, sudah semakin banyak penumpang KRL commuter line yang membeli tiket multi trip sehingga tidak ada lagi antrian penumpang di depan loket Alsadad RudiSituasi di depan loket di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2013) petang. Pihak stasiun mengklaim, sudah semakin banyak penumpang KRL commuter line yang membeli tiket multi trip sehingga tidak ada lagi antrian penumpang di depan loket
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — PT KAI Commuter Jabodetabek berencana menutup "jalan tikus" yang menuju stasiun-stasiun kereta. Hal itu dilakukan supaya penumpang masuk dan keluar stasiun melalui pintu yang disediakan sehingga risiko kehilangan tiket akibat penumpang tidak mengembalikan tiket bisa diminimalisasi.

Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, mengatakan, ada 60 stasiun yang bisa dicapai calon penumpang dan penumpang dengan "jalan tikus", yang totalnya mencapai 120 jalan.

"Kami juga akan menambah pihak keamanan di setiap stasiun. Kami menargetkan dua bulan selesai untuk penutupan jalan-jalan tikus di stasiun," kata Eva.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya kehilangan 700.000 tiket akibat penumpang tidak mengembalikan tiket single trip kepada petugas atau perangkat di pintu keluar stasiun. Untuk mencetak pengganti 700.000 kartu itu, menurut Jonan, PT KAI mengeluarkan biaya sebesar Rp 3 miliar.

Jonan mengatakan, masalahnya tidak terletak pada biaya yang harus dikeluarkan PT KAI untuk mencetak tiket pengganti, melainkan pada waktu pembuatan kartu yang mencapai 2-3 bulan.

Menurut Jonan, selama 2-3 bulan itu, jumlah tiket single trip tidak memenuhi permintaan. Jika itu terjadi, calon penumpang akan terpaksa membeli tiket multitrip.



Sumber Warta Kota
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X