Mudik Lebaran, Terminal 2 Soekarno-Hatta Bebas Calo dan Taksi Gelap

Kompas.com - 09/07/2013, 19:20 WIB
Penumpang menuju pintu keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (17/6/2012). Data dari Airports Council Internasional menyebutkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai bandara dengan pertumbuhan tertinggi di dunia sebesar 19,2 persen pada tahun 2011. Jumlah penumpang yang dilayani 52,44 juta orang. Kompas/Agus SusantoPenumpang menuju pintu keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (17/6/2012). Data dari Airports Council Internasional menyebutkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai bandara dengan pertumbuhan tertinggi di dunia sebesar 19,2 persen pada tahun 2011. Jumlah penumpang yang dilayani 52,44 juta orang.
EditorLaksono Hari Wiwoho


TANGERANG, KOMPAS.com
 — PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menjamin para penumpang mudik Lebaran tahun ini akan terbebas dari gangguan calo. PT AP II juga membatasi ruang gerak sopir taksi gelap (TG).

"Ini sudah menjadi program saya. Untuk area depan Terminal 2D hingga 2F harus bebas dari calo dan TG," kata General Manager Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Saiful Bachri, seusai acara apel siaga, Selasa (9/7/2013).

Saiful mengatakan, Angkasa Pura 2 bekerja sama dengan kepolisian dan TNI akan melakukan penertiban terhadap calo dan sopir taksi gelap tersebut. Sopir taksi gelap masih diberi peluang mencari penumpang dan mereka ditempatkan di area khusus, yakni di jalan yang menghubungkan Terminal 2 dengan area parkir.

Menurut Saiful, dengan area khusus itu, para sopir TG yang berjumlah ratusan orang dilarang nongkrong mencari penumpang di area lobi Terminal 2. Jika melanggar, mereka akan ditangkap oleh petugas bandara. Saiful mengatakan, larangan terhadap sopir taksi gelap ini tidak dilakukan secara mutlak karena menyangkut mata pencaharian mereka.

"Ini masalah perut, tentu kami harus fleksibel juga. Yang penting mereka tidak mengganggu penumpang yang ada di lobi terminal ini," ujarnya.

Terhadap para calo, Saiful menegaskan adanya larangan calo di area lobi Terminal 2. "Untuk menertibkan mereka, kami harus kerja sama dengan kepolisian dan TNI. Akan lebih efektif jika pihak maskapai penerbangan juga membantu," katanya.

Menurut Saiful, maskapai asing dan lokal, seperti Garuda Indonesia, sudah menerapkan sistem pemesanan tiket yang cukup baik sehingga dipastikan tak bisa dijual oleh calo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta terdapat 34 maskapai penerbangan. Sekitar 30 maskapai berasal dari luar negeri dan ada empat maskapai dari dalam negeri. (Valentino Verry)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber Warta Kota

    Rekomendasi untuk anda
    TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
    10 Tips untuk Membantu Anak Atasi Dampak Perceraian Orang Tua
    10 Tips untuk Membantu Anak Atasi...
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Keluarga Korban Pelecehan Seksual Pengurus Gereja di Depok Terima Uang Restitusi

    Keluarga Korban Pelecehan Seksual Pengurus Gereja di Depok Terima Uang Restitusi

    Megapolitan
    DPRD Sahkan APBD DKI Jakarta Tahun 2022 Rp 82,47 Triliun

    DPRD Sahkan APBD DKI Jakarta Tahun 2022 Rp 82,47 Triliun

    Megapolitan
    Ada Demo Buruh, Arus Lalu Lintas di Patung Kuda ke Harmoni Dialihkan

    Ada Demo Buruh, Arus Lalu Lintas di Patung Kuda ke Harmoni Dialihkan

    Megapolitan
    Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Masih Dirawat di RS Polri, Sudah Jalani Operasi

    Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Masih Dirawat di RS Polri, Sudah Jalani Operasi

    Megapolitan
    Alasan Anies Sebelumnya Ogah Bicara Formula E Jakarta

    Alasan Anies Sebelumnya Ogah Bicara Formula E Jakarta

    Megapolitan
    WNI yang Pernah Kunjungi 11 Negara Ini Tetap Bisa Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

    WNI yang Pernah Kunjungi 11 Negara Ini Tetap Bisa Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Ditangani Polda Metro Jaya

    Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Ditangani Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Server Seleksi CPNS di Jaksel Error 2,5 Jam, Peserta Merasa Dirugikan

    Server Seleksi CPNS di Jaksel Error 2,5 Jam, Peserta Merasa Dirugikan

    Megapolitan
    Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Tewas, RS Polri: Kami Sudah Berupaya Maksimal

    Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Tewas, RS Polri: Kami Sudah Berupaya Maksimal

    Megapolitan
    Buruh Desak SK Penetapan UMP Jakarta 2022 Dicabut, Anies Jawab Begini

    Buruh Desak SK Penetapan UMP Jakarta 2022 Dicabut, Anies Jawab Begini

    Megapolitan
    Kondisi Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Membaik

    Kondisi Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Membaik

    Megapolitan
    Telanjur Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, WNA dari 11 Negara Ini Akan Dideportasi

    Telanjur Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, WNA dari 11 Negara Ini Akan Dideportasi

    Megapolitan
    Saat Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Mercy Hendak Berangkat Kerja, Lupa Sudah Pensiun

    Saat Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Mercy Hendak Berangkat Kerja, Lupa Sudah Pensiun

    Megapolitan
    Kepada Massa Buruh, Anies Mengaku Terpaksa Tetapkan UMP DKI 2022 Naik Hanya Rp 37.749

    Kepada Massa Buruh, Anies Mengaku Terpaksa Tetapkan UMP DKI 2022 Naik Hanya Rp 37.749

    Megapolitan
    1.240 CPNS Seleksi Kompetensi Bidang di Jakarta Selatan

    1.240 CPNS Seleksi Kompetensi Bidang di Jakarta Selatan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.