KJS Salah Cetak, Warga Tetap Bisa Berobat Gratis

Kompas.com - 09/07/2013, 21:41 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Warga DKI Jakarta yang mengalami masalah berkaitan dengan Kartu Jakarta Sehat (KJS) tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis asal memiliki KTP DKI. Demikian disampaikan Direktur Pelayanan PT Askes, Fadjriandinur.

"KJS tetap dilayani. Intinya tetap harus punya KTP. Ini tidak mengganggu medical record. Jadi, tinggal dibetulkan data base-nya untuk dikoreksi," kata Fadjriandinur, Selasa (9/7/2013).

Hal tersebut disampaikan berkaitan dengan kasus salah cetak ribuan KJS warga Jakarta Timur. Warga pun mengembalikan kartu tersebut kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Ketua RW karena khawatir dituding melakukan penipuan dan tak mendapatkan pengobatan gratis.

Fadjriandinur menjelaskan, PT Askes membuat pusat data peserta KJS berdasarkan data dari puskesmas dan kemudian dicetak oleh Pemprov DKI. "Artinya, kekeliruan tersebut bisa terjadi saat peserta daftar atau entri data di puskesmas," ujar Fadjriandinur.

Fadjriandinur pun menyatakan akan mengecek ulang dan memverifikasi data peserta KJS di pusat datanya.

"Kami kan juga sedang kerja sama, penggunaan data e-KTP untuk bisa digunakan untuk verifikasi kepesertaan KJS. Kalau tidak mau terjadi kesalahan, kalau seluruh soft data selesai di e-KTP, bisa langsung ambil datanya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, mengatakan, kesalahan entri data dapat terjadi secara teknis di lapangan. Menurut Dien, asal nama dan alamat pada KJS sesuai KTP dan Kartu Keluarga, warga yang memegang KJS tetap akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

"Kemungkinan kesalahan teknis bisa saja terjadi. Belum lagi adanya perubahan nomor induk setelah bergantinya KTP biasa ke e-KTP. Ini kan masih proses dan akan kita perbaiki dengan verifikasi ulang," ujar Dien.

"Intinya kita lakukan secara perlahan. Beberapa data yang tidak cocok akan kita tarik dan siapkan KJS dengan data yang sudah diverifikasi," tambah Dien.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X