Kompas.com - 10/07/2013, 01:02 WIB
Petugas mengambil sampel barang bukti sabu-sabu untuk dites keasliannya sebelum dimusnahkan di Badan Narkotika Nasional, Jakarta Timur, Senin (11/3/2013). Hari itu lebih dari 7,2 kilogram sabu yang disita oleh BNN dari seorang tersangka di Medan, Sumatera Utara, dimusnahkan. Sejak Januari 2013 lalu, BNN telah memusnahkan lebih dari 11 kilogram sabu dan 0,4 gram heroin. KOMPAS/WISNU WIDIANTORO WISNU WIDIANTOROPetugas mengambil sampel barang bukti sabu-sabu untuk dites keasliannya sebelum dimusnahkan di Badan Narkotika Nasional, Jakarta Timur, Senin (11/3/2013). Hari itu lebih dari 7,2 kilogram sabu yang disita oleh BNN dari seorang tersangka di Medan, Sumatera Utara, dimusnahkan. Sejak Januari 2013 lalu, BNN telah memusnahkan lebih dari 11 kilogram sabu dan 0,4 gram heroin. KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Terhitung sejak 1 Januari 2013 sampai 9 Juli 2013, petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencatat ada 48 tersangka kasus narkoba terjadi di bandara tersebut.

"Sudah ada 48 tersangka, di mana 22 orang merupakan warga negara Indonesia," kata Kepala Bea dan Cukai Bandara, Okto Irianto, di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/7/2013).

Ke-22 WNI tersebut, menurut Okto, tersangkut kasus narkoba jenis sabu.

Sementara itu, tersangka berkewarganegaraan RRC (9 orang) tersangkut kasus ketamine; China Taipei (5 orang) kasus ekstasi; Filipina (4 orang) kasus Heroin; Afrika Selatan (2 orang) kasus sabu; Nigeria (1 orang) kasus biji ganja; dan Amerika Serikat (1 orang) kasus Amphetamine.

Total nilai barang bukti yang disita petugas bandara mencapai sekitar Rp 213 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.