Jokowi Ajukan Syarat jika Jadi Ketua Pembina Bamus Betawi

Kompas.com - 10/07/2013, 12:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Wakilnya Basuki menyempatkan diri mampir di Bundaran HI dalam perayaan HUT DKI Jakarta. Sabtu (22/6/2013) malam. Kompas.com/Robertus BelarminusGubernur DKI Jakarta Jokowi dan Wakilnya Basuki menyempatkan diri mampir di Bundaran HI dalam perayaan HUT DKI Jakarta. Sabtu (22/6/2013) malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo mengaku siap jika diminta sebagai Ketua Dewan Pembina Badan Musyawarah atau Bamus Betawi. Namun, Jokowi punya satu persyaratan.

"Saya jadi apa pun bersedia, jadi pelindung kek, Dewan Penasihat, terima semua. Tapi, Bamus Betawi harus rukun dulu, baru saya mau ngomong yang gitu-gitu," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).

Saat ditanya apa maksud pernyataannya bahwa Bamus Betawi harus rukun terlebih dahulu, Joko Widodo enggan menjawab secara jelas. Jokowi hanya mengatakan, ada konflik internal di lembaga yang mengorganisasi stakeholder atau pemangku kepentingan Betawi.

"Tanya sendiri sana sama Bamus Betawinya, kok malah tanya sama saya," ujar gubernur yang suka blusukan ke kampung-kampung Ibu Kota itu.

Sebelumnya diberitakan, Bamus Betawi bertemu Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi. Selain menyampaikan hasil musyawarah ke-6, Bamus Betawi juga meminta Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina Bamus.

Ketua Bamus Betawi Zainuddin mengungkapkan, pihaknya siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal penyelesaian program di Jakarta. Oleh sebab itu, penting jika Jokowi bisa menjadi salah satu bagian dalam Bamus Betawi. Jika bisa pula, hal itu terwujud dalam waktu singkat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

    Megapolitan
    UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

    UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

    Megapolitan
    Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

    Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

    Megapolitan
    Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

    Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

    Megapolitan
    Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

    Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

    Megapolitan
    Kondisi Munarman Disebut Sehat

    Kondisi Munarman Disebut Sehat

    Megapolitan
    Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

    Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

    Megapolitan
    Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

    Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

    Megapolitan
    Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

    Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

    Megapolitan
    PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

    PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

    Megapolitan
    Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

    Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

    Megapolitan
    Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

    Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

    Megapolitan
    Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

    Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

    Megapolitan
    Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

    Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

    Megapolitan
    Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

    Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.