Kompas.com - 10/07/2013, 15:24 WIB
Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) melintas keluar dari gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (30/3/2011).  KONTAN/FRANSISKUS SIMBOLON Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) melintas keluar dari gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (30/3/2011).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada hari pertama bulan Ramadhan, hanya satu pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diketahui bolos alias tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan. Kepala Bidang Pembinaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Slamet mengatakan, dari jumlah keseluruhan PNS se-DKI, yaitu 73.645 pegawai, hanya satu orang yang alpa.

"Kalau dari data, kita lihat PNS yang sakit ada 24 orang, izin dengan keterangan enam orang, alpa satu orang, dan yang masih ambil cuti 61 orang," kata Slamet, di Balaikota Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Sementara itu, sebanyak 36.880 PNS DKI masih mengambil libur. Sebagian besar dari mereka adalah guru yang masih libur sekolah. Jumlah itu termasuk dengan para pegawai yang mendapat shift malam, seperti pegawai di RS, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, dan petugas kebersihan.

Dengan demikian, apabila direkap, jumlah PNS DKI yang masuk kerja pada hari pertama bulan Ramadhan berjumlah 36.673 PNS dan sebanyak 36.972 PNS tidak masuk kerja hingga siang hari dengan berbagai alasan.

"Data masuk per jam 11 pagi ini. Tidak ada rekap PNS yang datang terlambat," kata Slamet.

Untuk memberikan efek jera kepada PNS yang sering mangkir, kata dia, BKD DKI akan memberikan reward dan punishment. Pemerintah provinsi juga akan memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) PNS DKI yang sering mangkir sesuai dengan jam masuknya.

Namun sebaliknya, apabila PNS DKI rajin masuk kerja, maka mereka akan mendapatkan TKD penuh. Selain itu, PNS juga akan diberi sanksi sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi itu yakni bagi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan sebanyak lima kali secara kumulatif, maka akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga penundaan kenaikan pangkat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

    Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

    Megapolitan
    Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

    Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

    Megapolitan
    Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

    Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

    Megapolitan
    Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

    Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

    Megapolitan
    Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

    Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

    Megapolitan
    UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

    UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

    Megapolitan
    TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

    TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

    Megapolitan
    Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

    Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

    Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

    Megapolitan
    Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

    Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

    Megapolitan
    Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

    Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

    Megapolitan
    Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

    Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

    Megapolitan
    Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

    Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

    Megapolitan
    Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

    Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

    Megapolitan
    Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

    Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.