Satpol PP DKI Tanpa Pentungan Razia PMKS dan Tempat Hiburan

Kompas.com - 10/07/2013, 16:41 WIB
Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta akan melakukan razia petasan, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), dan tempat hiburan selama Ramadhan. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso menegaskan bawahannya tidak akan membawa pentungan dan tameng.

"Anda bisa lihat, tidak ada satu pun pentungan dan tameng yang kami bawa dan kami pakai," kata Kukuh di Balaikota Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Pentungan dan tameng, kata dia, merupakan pilihan terakhir apabila ia menemukan perlawanan dari pihak yang dirazia, misalnya, apabila dalam penertiban perusahaan minuman keras pengusaha itu membawa golok maupun senjata tajam lainnya. Maka, menurut Kukuh, personel Satpol PP tidak mungkin melawan menggunakan tangan kosong.

"Kami juga tidak mau mati konyol. Tapi, sejauh ini, kami tidak pernah membawa pentungan dan tameng. Kami selalu berkoordinasi dengan pengamanan dalam untuk melaporkan apakah kita perlu membawa pentungan atau tidak," kata Kukuh.

Untuk melakukan penertiban selama Ramadhan, Satpol PP juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, dan Dinas Parisiwata Kebudayaan DKI.

Saat ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memaklumi apabila personel Satpol PP masih kerap membawa pentungan dan tameng. Hanya, satu hal yang perlu ditekankan, kata dia, sifat personel Satpol PP yang manusiawi tetapi tegas.

"Kalau mau ketok-ketok pintu, pakai pentungan boleh dong. Yang kita minta dari Satpol PP itu tegas tapi manusiawi. Tapi, untuk pelengkap dan pengamanan diri, dia harus membawa pentungan itu," kata Basuki.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE: Tambah 60 Kasus di Kota Tangerang, 433 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE: Tambah 60 Kasus di Kota Tangerang, 433 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Poster UI Dicibir Netizen, Antrean UGD Wisma Atlet Mengular

    [POPULER JABODETABEK] Poster UI Dicibir Netizen, Antrean UGD Wisma Atlet Mengular

    Megapolitan
    UPDATE: Tambah 276 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.173 Pasien Masih Dirawat

    UPDATE: Tambah 276 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.173 Pasien Masih Dirawat

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta, Bekasi, Bogor dan Depok Berpeluang Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta, Bekasi, Bogor dan Depok Berpeluang Hujan

    Megapolitan
    Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

    Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

    Megapolitan
    Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

    Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

    Megapolitan
    UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

    UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

    Megapolitan
    UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

    UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

    Megapolitan
    Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

    Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

    Megapolitan
    Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

    Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

    Megapolitan
    Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

    Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

    Megapolitan
    Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

    Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

    Megapolitan
    19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

    19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

    Megapolitan
    Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

    Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

    Megapolitan
    Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

    Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X