Ada Kolektor Kartu "Single Trip" KRL yang Hilang

Kompas.com - 15/07/2013, 08:25 WIB
Penumpang KRL membeli tiket elektronik jurusan Jakarta Kota-Depok di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2013). Uji coba itu dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem menjelang penggunaan tiket elektronik pada Juni nanti.
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPenumpang KRL membeli tiket elektronik jurusan Jakarta Kota-Depok di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2013). Uji coba itu dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem menjelang penggunaan tiket elektronik pada Juni nanti.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Hilangnya tiket elektronik single trip KRL Commuter Line membuat heran Widyatmoko (46), salah seorang penumpang KRL yang melakukan aksi imbauan mengembalikan tiket single trip di Stasiun Sudirman, Minggu (15/7/2013) kemarin. Menurutnya, dia menemukan penumpang KRL yang bangga mengoleksi kartu tersebut.

Menurut Moko, hal itu dia ketahui saat dia berada dalam angkot, selepas turun dari kereta menuju tempat kerja. "Saya turun dari kereta lanjut naik angkot. Berdasarkan obrolan di angkot, ada yang bilang aku punya 50, eh aku malah punya 100, dengan rasa bangga sambil nunjukin koleksinya," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Mengenai cara sampai bisa membawa kabur tiket tersebut, kata Moko, dilakukan oleh para penumpang "nakal" dengan memanfaatkan situasi berdesak-desakan di stasiun. Begitu ada seorang penumpang yang bisa keluar dengan membuka pintu elektronik, maka saat itulah mereka ikut keluar pula.

Selain itu, lanjut Moko, para penumpang KRL nakal juga keluar stasiun dengan memanfaatkan jalan yang tidak dijaga oleh petugas alias jalan tikus. "Di Stasiun Duri, banyak yang keluar enggak lewat security tapi lewat celah-celah, banyak di sana yang seperti itu," ujarnya.

PT KAI mengungkapkan bahwa dalam seminggu pertama penerapan e-ticketing dan tarif progresif per 1 Juli 2013, ada 700 ribu tiket elektronik single trip yang hilang. Akibatnya, PT KAI merugi hingga Rp 3 miliar. Untuk memproduksi kembali tiket baru, butuh waktu 2-3 bulan.

Hingga Minggu (7/7/2013) pekan lalu, hanya tinggal 400 ribu tiket elektronik single trip yang beredar, padahal penumpang KRL Commuter Line dalam seharinya dapat mencapai 500 ribu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

Megapolitan
Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Megapolitan
BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Megapolitan
[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X