Kompas.com - 15/07/2013, 16:32 WIB
Antrean calon penumpang di Stasiun Kota pada Kamis (9/5/2013). Calon penumpang tersebut mengantre tiket kereta untuk mudik lebaran. Alfiyyatur RohmahAntrean calon penumpang di Stasiun Kota pada Kamis (9/5/2013). Calon penumpang tersebut mengantre tiket kereta untuk mudik lebaran.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah pemudik dari Jakarta pada masa Lebaran 2013 diperkirakan 9,7 juta orang, atau naik 8,6 persen dibanding masa Lebaran 2012.

Dari 9,7 juta orang itu, sebanyak 7,2 juta orang diperkirakan akan mudik menggunakan kendaraan pribadi dengan rincian 5,8 juta orang menggunakan mobil dan 1,4 juta orang menggunakan sepeda motor.

Sementara 2,5 juta orang lainnya akan mudik menggunakan kendaraan umum dengan rincian 729.278 orang menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 81.289 orang menggunakan kereta api, 18.129 orang menggunakan kapal laut, 1.315.938 orang menggunakan pesawat, dan 81.289 orang menggunakan kendaraan dari penyelenggara program mudik gratis.

"Untuk tahun ini, kita perkirakan jumlah pemudik akan meningkat dari tahun sebelumnya," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Jakarta, Senin (15/7/2013).

Berkaitan dengan angkutan umum Lebaran, Dishub DKI akan membangun 18 terminal bantuan untuk mendukung empat terminal utama di Jakarta, yaitu Terminal Kalideres, Kampung Rambutan, Pulo Gadung, dan Lebak Bulus.

Di 22 terminal itu, Dishub akan membangun posko kesehatan, posko keamanan, posko uji kelaikan jalan, dan posko tes urine untuk pengemudi. Posko akan beroperasi sejak H-7 hingga H+7.

"Kami juga akan menyebar sebanyak 1.425 petugas untuk disiagakan menjaga ketertiban arus mudik dan balik," kata Pristono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bus yang akan melayani pemudik pada masa Lebaran 2013 berjumlah 8.283 bus, dengan rincian 7.848 bus reguler, 260 bus bantuan, dan 175 bus pariwisata.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Megapolitan
DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

Megapolitan
Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.