Kompas.com - 15/07/2013, 17:14 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/6/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/6/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Saat melakukan unjuk rasa, PKL Pasar Tanah Abang yang menolak dipindahkan ke Blok G menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seperti Firaun. Hal itu malah membuat tertawa wakil Jokowi tersebut.

"Hah? Ya, bagus dong. Hahaha. Sekarang begini deh, emang lo kira gampang dilahirkan jadi Firaun?" kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (15/7/2013).

Menurut Basuki, rata-rata PKL yang menolak dipindahkan ke Blok G adalah yang tidak memiliki KTP Jakarta sehingga Basuki tidak peduli jika mereka menolak berdagang di Blok G.

"Sekarang, dia PKL-nya KTP DKI atau non-DKI? Non kan. Enggak ada yang menyuruh mereka berdagang di sini. Makanya jangan berlagak di sini," tegas Basuki.

Rencananya, PKL Tanah Abang akan direlokasi ke Blok G Tanah Abang untuk meminimalisasi kemacetan di kawasan itu. Pemprov DKI memprioritaskan PKL ber-KTP DKI. Apabila masih ada ruangan atau kios yang tersedia, maka DKI akan mengundi PKL non-DKI masuk ke Blok G Pasar Tanah Abang. Pemprov DKI juga akan menyegel kantor ekspedisi yang diduga menjadi salah satu sumber kemacetan daerah tersebut.

Sekadar informasi, dalam aksi yang ditunjukkan para PKL Tanah Abang, mereka menuntut jaminan dari Jokowi-Basuki untuk tetap mendapatkan keuntungan jika dipindahkan ke Blok G Tanah Abang. Seorang PKL, Aminah, bahkan meledek Basuki yang sikapnya dianggap sangat sewenang-wenang dengan PKL.

"Sikap Ahok sama dengan Firaun," cetusnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Megapolitan
Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.