Solusi Kemacetan Tanjung Priok Ada pada Sistem Bongkar Muat

Kompas.com - 16/07/2013, 17:55 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2013). Kemacetan tersebut imbas dari pengerjaan jalan tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok.

KOMPAS/HERU SRI KUMOROKendaraan terjebak kemacetan di Jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2013). Kemacetan tersebut imbas dari pengerjaan jalan tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kemacetan lalu lintas terlihat di sejumlah ruas jalan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, semakin parah. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Benyamin Bukit mengatakan, kemacetan di Tanjung Priok bisa diatasi dengan memberikan sistem durasi tiap kontainer pada saat bongkar-muat di pelabuhan.

Benyamin mengatakan, kapasitas jalan dan pelabuhan sudah tidak memadai lagi untuk menampung arus barang. Dari pantauan Kompas.com, Selasa (16/7/2013), kemacetan terlihat di Jalan Cakung-Cilincing, Jalan Yos Sudarso, Jalan RE Martadinata, akses Marunda, dan Jalan Jampea. Jalan-jalan tersebut didominasi truk-truk kontainer.

"Sistem di dalam (pelabuhan) harus memperbaiki. Adanya simplifikasi sehingga sirkulasi tidak stagnan, apalagi mau Lebaran kebutuhan logistik meningkat," kata Benyamin kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2013).

Kemacetan membuat para sopir angkutan umum tujuan Terminal Tanjung Priok memilih lewat jalan kampung, seperti Jalan Lagoa, Menteng, Deli, dan Sindang. Mereka berupaya menghindari kemacetan di depan Pos IX yang menjadi pintu masuk utama Pelabuhan Tanjung Priok.

Di jalur arteri, kemacetan antara lain sering terjadi di Jalan Plumpang Raya, Kramat Jaya, Tugu Raya, dan Tipar-Cakung. Sopir angkutan umum dan pengendara kendaraan pribadi harus berebut ruang dengan truk-truk kontainer dari dan ke tempat penyimpanan.

Benyamin mengatakan, penumpukan kendaraan terjadi karena penyempitan jalan akibat pembangunan akses jalan tol dan truk mengantre masuk atau keluar pelabuhan. Puncak dari kemacetan biasanya terjadi pada Rabu-Jumat. Situasi itu terjadi saat berlangsungnya bongkar-muat kapal-kapal pengangkut barang ekspor atau impor.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X