Kompas.com - 17/07/2013, 10:48 WIB
Saat penjagaan petugas Satpol PP melonggar, PKL di Pasar Minggu, Jakarta Selatan meninggalkan lokasi binaan dan kembali ke trotoar untuk menggelar dagangannya, Jumat (5/7/2013) Alsadad RudiSaat penjagaan petugas Satpol PP melonggar, PKL di Pasar Minggu, Jakarta Selatan meninggalkan lokasi binaan dan kembali ke trotoar untuk menggelar dagangannya, Jumat (5/7/2013)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Satpol PP DKI di Pasar Minggu terlihat mondar-mandir meminta para pedagang agar tidak berjualan di trotoar. Namun, para pedagang kaki lima (PKL) itu bergeming.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, petugas Satpol PP mengimbau PKL melalui pengeras suara dan peringatan langsung dari aparat.

"Ya, kita cuma mau cari makan, Pak," celetuk salah seorang pedagang saat diperingatkan oleh petugas Satpol PP.

Rini (44), salah seorang PKL mengatakan, mereka terpaksa berdagang di pinggir jalan karena sudah tidak ada tempat baik di dalam pasar maupun di lokasi binaan. "Lagian di dalam enggak bakalan ada yang datang beli," ujarnya.

Mengenai letak lapak dagangannya yang dekat dengan mobil Satpol PP, dia mengaku sudah tidak peduli. Dia menegaskan hanya ingin mencari nafkah untuk anak-anaknya.

"Kita kan kerja yang halal, ya mohon jangan diganggu. Kami cuma mau cari makan buat keluarga," tegas Rini.

Karena berjualan di pinggir jalan masuk terminal, keadaan tersebut cukup menghambat lalu lintas angkutan umum yang akan masuk ke terminal. PKL Pasar Minggu ditertibkan pertama kali pada Senin (3/6/2013) bulan lalu. Namun, sampai saat ini, kawasan tersebut belum juga steril dari PKL, meski petugas berjaga di kawasan tersebut selama 24 Jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Cerah, Bodetabek Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Cerah, Bodetabek Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
'Apakah Beri Rp 30 Juta ke Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Lalu Semua Masalah Selesai?'

"Apakah Beri Rp 30 Juta ke Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Lalu Semua Masalah Selesai?"

Megapolitan
Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Megapolitan
RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.