Satpol PP Pasar Minggu Lelah dan Dilema Tertibkan PKL

Kompas.com - 17/07/2013, 11:47 WIB
Meski berada dekat dengan mobil dan penjagaan petugas Satpol PP, Pedagang Kaki Lima di Pasar Minggu sudah tidak perduli lagi. Alasan demi mencari nafkah membuat mereka melakukan hal tersebut, Rabu (17/7/2013). KOMPAS.com/Alsadad RudiMeski berada dekat dengan mobil dan penjagaan petugas Satpol PP, Pedagang Kaki Lima di Pasar Minggu sudah tidak perduli lagi. Alasan demi mencari nafkah membuat mereka melakukan hal tersebut, Rabu (17/7/2013).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas Satpol PP di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku lelah dan dilema menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut. Saking seringnya, mereka tidak mengambil tindakan apa pun terhadap PKL yang berjualan di trotoar.

"Bandel-bandel, kita suruh pindah, tapi enggak lama nanti dia balik lagi. Pokoknya udah payah, dah," kata Tiyo (47), salah seorang anggota Satpol PP yang ditemui Kompas.com, Rabu (17/7/2013).

Menurut anggota Satpol PP Kecamatan tersebut, memasuki bulan puasa makin membuatnya dilema untuk menertibkan PKL. Dia tidak tega harus berbuat kasar ke PKL.

"Jujur aja saya enggak tega ngusir-ngusir gitu, apalagi sampai berantakin dagangan, apalagi bulan puasa. Makanya ya cuma bisa pakai omongan doanglah," ungkapnya.

Tiyo bahkan tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk menertibkan PKL di Pasar Minggu. Sebagai bawahan, dia mengaku hanya menjalankan tugas dari atasannya.

"Disuruh ke sini, ya kita jalani. Tapi, ya di sini juga akhirnya enggak ngapa-ngapain. Cuma duduk-duduk kayak gini aja, nih," ujarnya.

PKL Pasar Minggu sudah pernah ditertibkan pada Senin (3/6/2013) lalu. Namun, sampai saat ini, kawasan tersebut belum juga steril dari PKL meski petugas berjaga selama 24 Jam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Megapolitan
TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Megapolitan
4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Megapolitan
Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

Megapolitan
Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Megapolitan
Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X