Penuhi Permintaan PKL, Jokowi Bangun Jembatan Penghubung Tanah Abang

Kompas.com - 18/07/2013, 13:06 WIB
Pembangunan jembatan penghubung Blok F dan Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, terhenti karena pembebasan lahannya belum selesai. Foto diambil pada Rabu (17/7/2013). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIPembangunan jembatan penghubung Blok F dan Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, terhenti karena pembebasan lahannya belum selesai. Foto diambil pada Rabu (17/7/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yakin bahwa pedagang kaki lima ( PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan pindah ke Blok G Pasar Tanah Abang. Ia tengah merencanakan pembangunan jembatan dari Blok G ke blok lainnya agar blok itu menjadi ramai.

"Nanti kalau sudah ada jembatan penghubung antara Blok G dan Blok F, pasti ramai, pasti pada minta ke sana semua," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Rabu (18/7/2013) pagi.

Jokowi mengatakan, ia telah memetakan masalah apabila jembatan penghubung itu selesai dibangun. Masalah itu meliputi relokasi sementara PKL selama pembangunan tiang jembatan, rekayasa lalu lintas, dan sejumlah permasalahan penting lain.

Jokowi memastikan pembangunan jembatan penghubung tersebut akan dilakukan tahun ini. Ia tengah mencari sumber dana pembangunan, apakah menggunakan APBD Perubahan pada Agustus 2013, program corporate social responsibility, atau pinjaman.

"Kita mau masukkan ke APBD-P, tapi kalau lama dan butuh kecepatan, ya PD Pasar Jaya kalau punya kemauan. Tapi, kalau tidak memungkinkan, kita akan cari anggaran dari luar negeri," ujarnya.

Para PKL di Tanah Abang menolak dipindahkan ke Blok G. Mereka menilai akses menuju blok itu sangat buruk sehingga sepi pembeli. Blok itu bahkan disebut "blok mat. Oleh sebab itu, pedagang minta solusi, yakni membangun jembatan penghubung antara Blok G dan Blok F agar memudahkan akses pengunjung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Megapolitan
KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Megapolitan
Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Megapolitan
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Megapolitan
Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X