Kompas.com - 25/07/2013, 00:30 WIB
Salah satu pengemis dengan modus pura-pura lumpuh dan menggunakan gerobak yang diamankan petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. (Dokumen foto Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan) Alsadad RudiSalah satu pengemis dengan modus pura-pura lumpuh dan menggunakan gerobak yang diamankan petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. (Dokumen foto Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan)
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan (Sudinsos Jaksel) bersama Satpol PP Jakarta Selatan menggelar razia gabungan di sekitar tempat ibadah yang rawan keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

"Dalam rangka menciptakan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan agar umat Islam menjalankan ibadah dengan khusyuk, bebas dari gangguan PMKS," ujar Kepala Sudinsos Jaksel Abdurrahman Anwar, Rabu (24/7/2013).

Pelaksanaan razia dititikberatkan pada titik rawan PMKS dan tempat ibadah. Pada razia malam tadi, yang menjadi fokus operasi adalah Masjid Raya Pondok Indah. Pemilihan Masjid Raya Pondok Indah sebagai lokasi razia didasari laporan jemaah bahwa keberadaan pengemis di lingkungan masjid sudah meresahkan.

"Tim gabungan Sudinsos dan Pol PP Jaksel menyisir halaman masjid yang ramai, ditemukanlah tujuh pengemis," imbuhnya.

Dalam razia tersebut, jemaah dan sekuriti masjid membantu petugas dalam menggelar operasi. Dari operasi gabungan antara Satpol PP dan Sudinsos Jaksel, sebanyak 38 PMKS ditertibkan.

"Perinciannya, pengemis 21 orang, pengamen 3 orang, tukang topeng monyet 2 orang, gelandangan 8 orang, PSK 2 orang, pemulung 2 orang," urainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Polres Tangsel Gelar Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas Mulai 26 Juni, Silakan Daftar di 9 Polsek Ini

Polres Tangsel Gelar Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas Mulai 26 Juni, Silakan Daftar di 9 Polsek Ini

Megapolitan
Habis untuk Penanganan Covid-19, BTT DKI Jakarta Sisa Rp 186 Miliar dari Rp 2,1 Triliun

Habis untuk Penanganan Covid-19, BTT DKI Jakarta Sisa Rp 186 Miliar dari Rp 2,1 Triliun

Megapolitan
Pria di Jakarta Selatan Cabuli Anaknya Sejak Umur 9 Tahun

Pria di Jakarta Selatan Cabuli Anaknya Sejak Umur 9 Tahun

Megapolitan
Kisah Pilu Nakes Wisma Atlet yang Gugur Akibat Covid-19, Tinggalkan Suami dan Dua Anak

Kisah Pilu Nakes Wisma Atlet yang Gugur Akibat Covid-19, Tinggalkan Suami dan Dua Anak

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Putuskan Shalat Jumat Ditiadakan Sementara

Pemkot Bekasi Belum Putuskan Shalat Jumat Ditiadakan Sementara

Megapolitan
Anies Bunyikan Alarm Covid-19: Ibu Kota Perlu Perhatian Ekstra

Anies Bunyikan Alarm Covid-19: Ibu Kota Perlu Perhatian Ekstra

Megapolitan
Lurah Cijantung, Jakarta Timur, Meninggal Dunia karena Covid-19

Lurah Cijantung, Jakarta Timur, Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Hari Ini Berkurang, Jadi 8.414

Pasien di RS Wisma Atlet Hari Ini Berkurang, Jadi 8.414

Megapolitan
MUI: Warga Zona Merah Diimbau Tak Shalat Jumat, Ganti Dzuhur di Rumah

MUI: Warga Zona Merah Diimbau Tak Shalat Jumat, Ganti Dzuhur di Rumah

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Megapolitan
RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

Megapolitan
Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Megapolitan
Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X