Tujuh Jalur Alternatif di Banten Disiapkan untuk Mudik

Kompas.com - 25/07/2013, 19:04 WIB
Mobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOMobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
EditorLaksono Hari Wiwoho

SERANG, KOMPAS.com — Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishubkominfo) Provinsi Banten menyiapkan tujuh jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan di jalur utama saat arus mudik Lebaran 2013. Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten Opar Sochari mengatakan, tujuh jalur alternatif itu mencakup jalur Tangerang-BSD-akses tol JORR sepanjang 12,2 km.

Ia mengatakan, jalur alternatif itu digunakan untuk mengantisipasi kemacetan pada jalan tol dalam kota di Kota Tangerang Selatan. Adapun ruas Jalan Raya Serdang-Bojonegara-Pulau Ampel-Merak sepanjang 34,5 km digunakan untuk mengantisipasi kemacetan di jalan utama Cilegon-Merak.

"Meskipun masih banyak kekurangan dan ada yang dalam perbaikan, jalur alternatif ini kami siapkan sebagai antisipasi kemacetan pada jalur biasa pada puncak arus mudik," katanya, Kamis (25/7/2013) di Serang.

Jalur alternatif lainnya adalah Jalan Palima-Ciomas-Padarincang-Cinangka/Anyer sepanjang 40,9 km untuk alternatif tujuan ke obyek wisata menuju Anyer. Opsi lainnya adalah Jalan Taktakan-Gunung Sari-Mancak-Anyer sepanjang 35,5 km dan Serang-Pandeglang-Labuan-Pasauran-Anyer sepanjang 106 km, serta jalur utama Cilegon-Anyer sepanjang 17 km.

Jalur alternatif menuju Pantai Carita, Anyer, dan sekitarnya diarahkan ke Mengger-Mandalawangi-Caringin sepanjang 28,7 km. "Biasanya pada H+1 dan H+2 Lebaran jalur tersebut digunakan untuk jalur wisata menuju Anyer dan Carita sebab pada jalur utama macet," kata Opar.

Menurut Opar, pada H-10 semua pengerjaan perbaikan jalan di jalur alternatif, baik ruas jalan nasional maupun ruas jalan provinsi, akan dihentikan sementara. Penanganan jalan berlubang akan dilakukan dengan penambalan sementara (patching).

"Kondisi jalan yang dalam perbaikan tersebut diupayakan sudah selesai pengerjaannya pada H-10," katanya.

Opar mengatakan, para pemudik juga harus mengantisipasi sekitar 35 titik jalur mudik yang rawan kemacetan. Titik-titik rawan kemacetan jalur utama mudik tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Kemacetan di Kota Serang terdapat pada dua tempat, yakni di depan Terminal Pakupatan dan Alun-alun Serang. Di Kabupaten Serang, sedikitnya ada 10 lokasi, yakni Pasar Kragilan, Pasar Ciruas, Pasar Kalodran, Pasar Baros, Pasar Padarincang, Pasar Anyer, Persimpangan Asem, Pabrik Nikomas, Pabrik Phong Won, dan PT Indah Kiat.

Adapun daerah rawan kemacetan di Kota Cilegon terdapat di Pelabuhan Merak, Terminal Terpadu Merak (TTM), Cilegon Super Mall, rumah dinas wali kota atau Masjid Agung Nuruk Ikhlas, Ramayana Mall, Persimpangan Pondok Cilegon Indah (PCI), dan simpang akses tol Cilegon Timur.

Baca tentang


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pukul 16.30 WIB, Massa Buruh Mulai Bubarkan Diri dari Kawasan Patung Kuda

Pukul 16.30 WIB, Massa Buruh Mulai Bubarkan Diri dari Kawasan Patung Kuda

Megapolitan
Polisi Sebut Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja di Jakarta Hari Ini Berkurang

Polisi Sebut Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja di Jakarta Hari Ini Berkurang

Megapolitan
Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

Megapolitan
Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X