Freddy Pernah Berikan Fasilitas Sabu Gratis buat Vanny

Kompas.com - 27/07/2013, 12:56 WIB
Anggita Sari, model majalah pria dewasa yang juga pacar Freddy Budiman, gembong kasus narkoba, diabadikan setelah membesuk pacarnya tersebut di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2013). TRIBUNNEWS.COM/HERUDINAnggita Sari, model majalah pria dewasa yang juga pacar Freddy Budiman, gembong kasus narkoba, diabadikan setelah membesuk pacarnya tersebut di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2013).
EditorTri Wahono


KOMPAS.com
 — Terpidana mati dalam kasus narkotika Freddy Budiman memang pernah memberikan fasilitas sabu gratis kepada Vanny Rossyane. Hal tersebut disampaikan Anggita Sari, pacar Freddy, seusai membesuk ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jumat (26/7/2013).

Pengakuan Vanny ke media massa bahwa ada bilik asmara di dalam Lapas yang sering digunakannya bersama Freddy untuk menikmati narkoba dan berhubungan seks karena hilangnya "fasilitas" sabu gratis dari Freddy. 

"Bang Freddy memang pernah bilang, kalau Vanny itu pemakai narkoba aktif. Vanny pernah bilang, 'Kalau makai sabu gratis, lah bagaimana saya enggak sayang'," kata Anggita mengulangi pengakuan Vanny.

Namun, model majalah pria dewasa itu yakin pengakuan Vanny tentang adanya ruang khusus di Lapas Cipinang adalah bohong. Ia mengaku sudah menanyakannya kepada Freddy dan dibantah.

"Abang Freddy itu benci banget sama Vanny karena mengaku-ngaku hamil sampai aborsi. Karena Bang Freddy bilang, kalau dia enggak pernah ML sama Vanny," kata Anggita.

Menurut dia, pengakuan Vanny itu adalah bohong dan bermotif mencari sensasi dan popularitas media massa. Selain motif cari sensasi dan popularitas, Anggita menduga "nyanyian" Vanny tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu dengan dirinya setelah Freddy kini menjadi kekasihnya.

Sebelumnya, Vanny mengaku ke media massa sebagai mantan kekasih Freddy. Ia membeberkan dirinya pernah mengonsumsi sabu bersama dan berhubungan intim dengan Freddy di sebuah ruang khusus Lapas Cipinang beberapa kali.

Bahkan, ada dua ruangan di Lapas yang bisa dipergunakan untuk melakukan kedua hal itu, termasuk ruang Kepala Lapas Cipinang. 

Freddy Budiman (36) merupakan pemain pengedaran narkotika internasional. Setidaknya, ia telah empat kali terlibat pengedaran bisnis narkoba. Kasusnya terkini, Freddy terlibat pengaturan bisnis narkoba 1,4 juta pil ekstasi asal China dari dalam Lapas Cipinang. Dari kasus tersebut, pengadilan menjatuhkan hukuman mati dan mencabut sejumlah haknya, termasuk hak menelepon, setelah kedapatan memiliki 40 handphone di dalam tahanan.

Dalam perjalanan masa hukumannya di penjara, Freddy terlibat hubungan asmara dengan beberapa perempuan. Yang terungkap terkini adalah dengan Vanny Rosyanne dan Anggita Sari yang sama-sama berprofesi sebagai foto model majalah pria dewasa.

Setelah Freddy menjalin hubungan dengan Anggita, Vanny membeberkan ke media massa bahwa dirinya pernah mengonsumsi sabu bersama dan "bercinta" dengan Freddy di dalam ruang khusus yang disediakan pihak lapas. Selain itu, Vanny mengaku bisa saling bertelepon dengan Freddy.

Kemhuk dan HAM menerjunkan tim dari Inspektorat Jenderal untuk menelusuri kebenaran "nyanyian" Vanny tersebut. Kemenhuk dan HAM langsung mencopot Thurman Hutapea dari jabatan Kepala Lapas Cipinang meski dia tak mengakui adanya bilik asmara di Lapas Cipinang.(Abdul Qodir)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X