Kompas.com - 28/07/2013, 12:19 WIB
Baliho bergambar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik dan Ketua DPC Gerindra Jakarta Selatan Nuraina alias Nuri Shaden di perempatan Kuningan-Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013) Alsadad RudiBaliho bergambar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik dan Ketua DPC Gerindra Jakarta Selatan Nuraina alias Nuri Shaden di perempatan Kuningan-Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah baliho berukuran besar bergambar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, dan Ketua DPC Gerindra Jakarta Selatan Nuraina alias Nuri Shaden kembali terlihat di perempatan Kuningan-Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Sebelumnya, baliho bergambar sama pernah dicopot pada Mei lalu.

Jika baliho pada Mei lalu bertemakan Hari Kartini, maka baliho kali ini bertemakan Ramadhan. Irsyad (37), salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan tersebut, mengatakan, baliho terpasang sejak dua minggu lalu.

"Seingat saya dua minggu, semingguan mulai puasa, ya kira-kira gitu," ujarnya saat ditemui Minggu pagi.

Hingga saat ini belum diperoleh konfirmasi dari pihak Satpol PP Provinsi DKI Jakarta maupun Satpol PP Jakarta Selatan terkait hal ini. Pada Mei lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Satpol PP DKI Jakarta untuk mencopot poster kampanye yang menyalahi aturan. Hal itu juga berlaku untuk poster atau baliho kampanye yang memuat foto Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, partai tempat Basuki bernaung.

Basuki menilai, sesuai aturan yang berlaku, para caleg dan parpol tidak diperkenankan memasang atribut kampanye di sembarang tempat dan secara terang-terangan karena hal itu sama saja dengan indikasi mencuri start kampanye menjelang pemilu legislatif yang baru akan berlangsung tahun depan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Megapolitan
Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.