Pelecehan Seksual di Transjakarta Kembali Terulang

Kompas.com - 29/07/2013, 13:51 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus pelecehan seksual di dalam bus transjakarta kembali terjadi. Kali ini korbannya seorang karyawati berinisial NT (32).

Kejadiannnya terjadi pada Senin (29/7/2013) pagi tadi. NT hendak berangkat ke kantor menggunakan bus transjakarta Koridor IX jurusan Pluit-Pinang Ranti.

NT saat itu naik dari halte Cawang BNN sekitar pukul 08.00. Saat melintas di sekitar kawasan Tebet, ia merasakan ada yang aneh di bagian belakang tubuhnya. Dan saat ia melihat, ternyata di bagian belakang pakaiannya sudah ada cairan yang diduga merupakan sperma.

"Korban kemudian berteriak dan pelaku langsung diamankan di halte Pancoran," ujar Ubaedillah, petugas transjakarta yang menemani korban melapor di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (29/7/2013)

Dari pemeriksaan, pelaku yang diketahui bernama Johari naik dari kawasan TMII. Melihat NT naik dari halte Cawang BNN, Johari mendekatinya. Setelah itu, dia melakukan perbuatan tak senonoh yang tidak disadari NT.

Meskipun sudah terdapat sejumlah bukti, Johari mengelak dirinya melakukan pelecehan. Ia mengatakan, saat itu bus dalam kondisi penuh sehingga terpaksa berdempet-dempetan. Saat ini kasusnya berada dalam penanganan Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Megapolitan
Anggota Polisi yang Dibacok Geng Motor Sempat Kejar-kejaran dengan Pelaku

Anggota Polisi yang Dibacok Geng Motor Sempat Kejar-kejaran dengan Pelaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Melandai, tapi Belum Signifikan

Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Melandai, tapi Belum Signifikan

Megapolitan
15 Rumah di Cakung Terbakar, 75 Jiwa Mengungsi

15 Rumah di Cakung Terbakar, 75 Jiwa Mengungsi

Megapolitan
Mantan Anak Buah John Kei Mengaku Pernah Diperintah Bunuh Nus Kei

Mantan Anak Buah John Kei Mengaku Pernah Diperintah Bunuh Nus Kei

Megapolitan
Tembok Pembatas Kali Krukut di Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Tangani dengan Bronjong

Tembok Pembatas Kali Krukut di Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Tangani dengan Bronjong

Megapolitan
GPBSI Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Masyarakat Kembali Nonton di Bioskop

GPBSI Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Masyarakat Kembali Nonton di Bioskop

Megapolitan
Tembok Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Jaksel Sementara Bangun Bronjong Berkawat

Tembok Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Jaksel Sementara Bangun Bronjong Berkawat

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Kota Tangerang Capai Rp 130.000 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Kota Tangerang Capai Rp 130.000 per Kg

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di IRTI, Tarif Masih Normal

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di IRTI, Tarif Masih Normal

Megapolitan
Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di JIExpo Kemayoran

Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di JIExpo Kemayoran

Megapolitan
Kisah di Balik Pemprov DKI Berinvestasi di Perusahaan Bir, dari Sejarah Delta Djakarta hingga Janji Anies Lepas Saham

Kisah di Balik Pemprov DKI Berinvestasi di Perusahaan Bir, dari Sejarah Delta Djakarta hingga Janji Anies Lepas Saham

Megapolitan
Lurah Kampung Melayu Desak Normalisasi Kali Ciliwung Segera Dilanjutkan

Lurah Kampung Melayu Desak Normalisasi Kali Ciliwung Segera Dilanjutkan

Megapolitan
Satu Tahun Pandemi Covid-19, Pengusaha Bioskop: Kondisi Ini yang Terberat

Satu Tahun Pandemi Covid-19, Pengusaha Bioskop: Kondisi Ini yang Terberat

Megapolitan
PHRI Kota Bogor Sambut Baik Ditiadakannya Ganjil Genap Selama 2 Pekan

PHRI Kota Bogor Sambut Baik Ditiadakannya Ganjil Genap Selama 2 Pekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X