Kompas.com - 31/07/2013, 21:53 WIB
Kemacetan terjadi di ruas jalan yang terletak di sekitar Pasar Leles, Garut, Jawa Barat, Senin (30/7/2013). Jalan ini merupakan jalur alternatif bagi para pemudik yang melalui jalur selatan atau seputar Nagreg. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Kemacetan terjadi di ruas jalan yang terletak di sekitar Pasar Leles, Garut, Jawa Barat, Senin (30/7/2013). Jalan ini merupakan jalur alternatif bagi para pemudik yang melalui jalur selatan atau seputar Nagreg.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Satuan Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Chrysnanda Dwi Laksana mengatakan, ada kalanya pemudik mengabaikan faktor kenyamanan dan keselamatan. Pemudik seperti itu sering kali memaksakan diri untuk pulang ke kampung halaman dengan sarana transportasi seadanya.

"Ada dua karakteristik yang dimiliki pemudik. Yang pertama adalah pemudik yang berpikir rasional dan yang kedua adalah yang bersifat tidak rasional (memaksakan)," kata Chrysnanda Dwi Laksana dalam acara diskusi "Mewujudkan Transportasi Mudik Lebaran yang Manusiawi" di Jakarta, Rabu (31/07/2013).

Menurut dia, pemudik yang berpikir rasional memiliki kesadaran waktu, keselamatan, keamanan, keuangan, dan lingkungan. Adapun pemudik yang bersifat memaksakan akan lebih cenderung membawa petaka.

Ia mengatakan, pemudik irasional ini hanya mengedepankan salah satu alasan untuk mudik. Contohnya adalah pemudik dengan sepeda motor, yang dianggapnya hanya memprioritaskan efisiensi, tetapi mengabaikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan.

"Sampai saat ini masih belum ada pilihan mudik yang lebih efisien dari menggunakan sepeda motor," katanya.

Dalam diskusi tersebut, disampaikan bahwa untuk mewujudkan mudik yang manusiawi harus disertai dengan infrastruktur yang memadai serta penyediaan sarana angkutan umum yang nyaman. Bila angkutan umum sudah nyaman, pemudik akan lebih memilih menggunakan angkutan umum dibandingkan dengan membawa kendaraan pribadi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Petugas Derek Liar Paksa Sopir Truk di Tol yang Berujung Penangkapan

Aksi Petugas Derek Liar Paksa Sopir Truk di Tol yang Berujung Penangkapan

Megapolitan
Jembatan yang Jadi Akses Pemuda Tawuran di Johar Baru...

Jembatan yang Jadi Akses Pemuda Tawuran di Johar Baru...

Megapolitan
Aparat dan Kementerian Turun Tangan, Babak Baru Dugaan Korupsi Damkar yang Diungkap Sandi

Aparat dan Kementerian Turun Tangan, Babak Baru Dugaan Korupsi Damkar yang Diungkap Sandi

Megapolitan
Penyerangan di Jagakarsa, Satu Warga Derita Luka Bacok pada Bagian Lengan

Penyerangan di Jagakarsa, Satu Warga Derita Luka Bacok pada Bagian Lengan

Megapolitan
Kepala Korlantas Persilakan Mudik di Waktu Berikut: 'Kita Perlancar!'

Kepala Korlantas Persilakan Mudik di Waktu Berikut: "Kita Perlancar!"

Megapolitan
Avanza Tabrak Ambulans di Gunung Sahari Jakpus, Pesepeda Jadi Korban

Avanza Tabrak Ambulans di Gunung Sahari Jakpus, Pesepeda Jadi Korban

Megapolitan
UPDATE 15 April: Depok Catat 324 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi dalam Sebulan Terakhir

UPDATE 15 April: Depok Catat 324 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi dalam Sebulan Terakhir

Megapolitan
UPDATE 15 April: 109 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jumlah Pasien 536 Orang

UPDATE 15 April: 109 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jumlah Pasien 536 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bodebek Hujan hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bodebek Hujan hingga Malam

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Rizieq Shihab Sesalkan Sikap Bima Arya | Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

[POPULER JABODETABEK] Rizieq Shihab Sesalkan Sikap Bima Arya | Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 16 April 2021

Megapolitan
Catat, Cara Dapat Jasa Derek Mobil Resmi di Jalan Tol Gratis dan Berbayar Berikut Tarifnya

Catat, Cara Dapat Jasa Derek Mobil Resmi di Jalan Tol Gratis dan Berbayar Berikut Tarifnya

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 16 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 16 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 16 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 16 April 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X