Ada Pesawat Murah, Kereta Tetap Diminati Pemudik

Kompas.com - 01/08/2013, 10:55 WIB
Pemudik yang memilih kereta api sebagai sarana mudik Lebaran mulai memadati Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (1/8/2013). Jumlah pemudik yang menggunakan KA tahun ini mengalami peningkatan lima persen. KOMPAS.com/Estu SuryowatiPemudik yang memilih kereta api sebagai sarana mudik Lebaran mulai memadati Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (1/8/2013). Jumlah pemudik yang menggunakan KA tahun ini mengalami peningkatan lima persen.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kereta api tetap menjadi pilihan bagi para pemudik Lebaran tahun 2013. Di tengah-tengah perkembangan maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC), antusiasme masyarakat akan transportasi massal ini justru mengalami peningkatan lima persen.

"Tahun ini volume nambah lima persen. Jadi masyarakat masih antusias menggunakan kereta api untuk mudik ke arah timur," ujar Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia DAOP 1 Jakarta, Sukendar Mulya, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Untuk angkutan Lebaran tahun ini, khususnya H-7 hingga H+7 Lebaran, jumlah penumpang ditaksir mencapai 520.000 orang. Mereka akan berangkat dari empat stasiun pemberangkatan, yakni Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Tanjung Priok.

"Tujuannya merata ya, Kutoarjo, Yogjakarta, Madiun, Surabaya," kata Sukendar.

Tahun ini arus mudik yang menggunakan kereta api terbesar untuk tujuan Yogjakarta dan Surabaya. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, PT KAI sudah menambah sebanyak 18 rangkaian kereta api Lebaran.


Selain itu, dua rangkaian kereta api Krakatau Ekspres (K3AC) diberangkatkan. Kedua rangkaian tersebut baru saja diresmikan Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, pada 24 Juli 2013.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X