Kompas.com - 03/08/2013, 12:47 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 11 November 2011 dikenang sebagai hari istimewa bagi warga Condet, Jakarta Timur. Bukan karena tanggal itu merupakan tanggal cantik (11-11-11), melainkan karena saat itulah warga menemukan bulus (Chitra chitra javanensis) raksasa di sekitar Sungai Ciliwung. Para aktivis penyelamatan daerah aliran Sungai Ciliwung kemudian mendeklarasikan tanggal tersebut sebagai Hari Sungai Ciliwung dan bulus menjadi maskotnya.

Ketua Komunitas Ciliwung Condet Abdul Kodir mengatakan, keberadaan satwa yang oleh warga setempat disebut senggawangan itu sangat penting. Hal itu mengingatkan warga di bantaran sungai tersebut tentang perlunya melestarikan lingkungan Ciliwung.

"Senggawangan ini kami jadikan maskot Ciliwung karena hewan ini unik dan langka. Hewan ini juga dianggap sebagai mitos yang barangkali dapat menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan Ciliwung," katanya kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2013).

Kodir mengatakan, ia bersama komunitas Ciliwung Institute dari hulu hingga hilir Ciliwung selalu mengampanyekan kepada siapa pun tentang pentingnya memelihara lingkungan sungai tersebut. Menurutnya, Ciliwung sudah banyak kehilangan flora dan fauna khas daerah tersebut. Tidak semua warga di Condet, misalnya, tahu tentang satwa dan tumbuhan khas di kawasan itu. Ketika warga bulus raksasa menemukan bulus raksasa dua tahun silam, ketika itulah Kodir pertama kali melihat satwa yang selama ini dianggap sebagai mitos warga Condet.

"Zaman dulu juga ada elang di Condet, tapi sekarang sudah tidak ada lagi," kata pria yang lahir dan tumbuh dewasa di Condet tersebut.

Bulus raksasa itu akhirnya dilepaskan kembali ke habitatnya. Selain untuk melestarikan kehidupannya, warga Condet juga khawatir akan kemungkinan buruk yang mungkin timbul karena mengandangkan satwa tersebut.

Meski demikian, kampanye untuk menjaga keanekaragaman hayati Ciliwung terus dijalankan. Komunitas Ciliwung Institute kemudian mengemas beragam kegiatan menarik untuk kampanye penyelamatan Ciliwung. Kampanye itu disuarakan dengan sederhana dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Kreativitas

Berangkat dari permasalahan itu, staf pengajar Desain Komunikasi Visual Universitas Bina Nusantara, Rujiyanto, menggunakan kreativitasnya untuk mendesain wujud maskot Ciliwung. Ia secara khusus menciptakan sebuah maskot senggawangan dengan karakter Betawi yang menjadi budaya asli warga di daerah aliran Sungai Ciliwung.

DOK. PRIBADI Rujiyanto berpose bersama gambar maskot Senggawangan pada ujian tugas akhir S2 di Condet, Jakarta Timur, 14 Juli 2013.

Menurut Yanto, demikian ia disapa, maskot bernama Senggawangan ini lahir dari gerakan sosial yang selama ini digagas oleh komunitas Ciliwung untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak akan keberadaan Ciliwung yang bersih, sehat, dan nyaman. Karena sasarannya adalah anak-anak, Yanto mengubah wujud asli bulus menjadi rupa lain dengan karakter-karakter yang disukai anak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikabarkan Terima Lamaran Putrinya, Anies Batal Hadir Acara Halalbihalal Muhammadiyah

Dikabarkan Terima Lamaran Putrinya, Anies Batal Hadir Acara Halalbihalal Muhammadiyah

Megapolitan
Rute KRL Bogor dan Bekasi ke Jakarta Berubah Mulai 28 Mei, Ini Penjelasan DJKA

Rute KRL Bogor dan Bekasi ke Jakarta Berubah Mulai 28 Mei, Ini Penjelasan DJKA

Megapolitan
Rute KRL Commuterline Bogor dan Bekasi-Cikarang Alami Perubahan Mulai 28 Mei 2022

Rute KRL Commuterline Bogor dan Bekasi-Cikarang Alami Perubahan Mulai 28 Mei 2022

Megapolitan
Polisi Benarkan Rombongan Peziarah yang Kecelakaan di Ciamis Berasal dari Sukamulya Tangerang

Polisi Benarkan Rombongan Peziarah yang Kecelakaan di Ciamis Berasal dari Sukamulya Tangerang

Megapolitan
Jam 'Car Free Day' Selesai, Jalan MH Thamrin Kembali Dapat Dilintasi Kendaraan

Jam "Car Free Day" Selesai, Jalan MH Thamrin Kembali Dapat Dilintasi Kendaraan

Megapolitan
Ikuti 'Car Free Day' di Bundaran HI, Warga Antusias Berfoto di Patung Selamat Datang

Ikuti "Car Free Day" di Bundaran HI, Warga Antusias Berfoto di Patung Selamat Datang

Megapolitan
16 Warga Tangerang Kecelakaan Lalu Lintas di Ciamis, 1 Korban Meninggal dan 15 Luka-luka

16 Warga Tangerang Kecelakaan Lalu Lintas di Ciamis, 1 Korban Meninggal dan 15 Luka-luka

Megapolitan
Hari Pertama Car Free Day 2022: Masyarakat Antusias, Bundaran HI 'Spot' Favorit

Hari Pertama Car Free Day 2022: Masyarakat Antusias, Bundaran HI "Spot" Favorit

Megapolitan
Kegiatan 'Car Free Day' Kembali Digelar, Warga Padati Kawasan Bundaran HI

Kegiatan "Car Free Day" Kembali Digelar, Warga Padati Kawasan Bundaran HI

Megapolitan
Pembukaan Car Free Day, Warga Membeludak, Petugas Sulit Kontrol Kepatuhan Scan PeduliLindungi

Pembukaan Car Free Day, Warga Membeludak, Petugas Sulit Kontrol Kepatuhan Scan PeduliLindungi

Megapolitan
Sedih Bulldog Kesayangannya Mati usai Dititipkan, Ini Harapan Sang Pemilik

Sedih Bulldog Kesayangannya Mati usai Dititipkan, Ini Harapan Sang Pemilik

Megapolitan
UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 Tangsel Tambah 19, Pasien yang Masih Dirawat 108 Orang

UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 Tangsel Tambah 19, Pasien yang Masih Dirawat 108 Orang

Megapolitan
UPDATE 21 Mei: Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 10 Kasus

UPDATE 21 Mei: Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 10 Kasus

Megapolitan
Sudinhub Jakpus Turunkan Personel Berikan Informasi Rute 'Car Free Day'

Sudinhub Jakpus Turunkan Personel Berikan Informasi Rute "Car Free Day"

Megapolitan
Awal Mula Munculnya Petisi Online Warga Tangsel yang Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Awal Mula Munculnya Petisi Online Warga Tangsel yang Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.