Kompas.com - 04/08/2013, 21:41 WIB
Ibunda Della Caroline, Anna Susanti, mendatangi kamar jenazah RSCM, Minggu malam (4/8/2013). Della ditemukan tewas di apartemen Kasablanka, Minggu dini hari. KOMPAS.com/ FabianIbunda Della Caroline, Anna Susanti, mendatangi kamar jenazah RSCM, Minggu malam (4/8/2013). Della ditemukan tewas di apartemen Kasablanka, Minggu dini hari.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Selatan Kompol Novi Tursanurohmad memastikan tak ada tanda kekerasan di tubuh jenazah model cantik Della Caroline (34).

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (4/8/2013) malam.

Usai ditemukan Minggu sekitar pukul 00.00 WIB jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses autopsi. Oleh sebab itu, Novi enggan menduga penyebab kematian model majalah elit, Look, itu.

Meski demikian, Ia mengungkapkan, beberapa waktu sebelum ditemukan tewas, Della meminta satpam apartemen memanggilkan dokter karena Della merasa sakit.

"Awalnya, korban mengaku ke satpam meminum vodka dicampur soda. Dia minta satpam manggil dokter dari Rumah Sakit Siloam ke kamarnya," ujarnya.

Namun nahas, saat sang dokter bersama satpam datang, kamar itu tak bisa dibuka sehingga kedu anya terpaksa mendobrak pintu. Keduanya pun mendapati Della telah tak bernyawa.

Temuan itu dilaporkan ke Kepolisian Sektor Pasar Minggu. Jenazah korban dibawa ke RSCM untuk autopsi. Pantauan Kompas.com, beberapa orang pihak k eluarga Della, termasuk ibunda, Anna Susanti serta kerabat diketahui mulai berdatangan ke kamar jenazah RSCM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, belum ada satupun ya ng bersedia memberikan keterangan atas insiden itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Sentil Dirut Transjakarta: Tukang Ikan Bicara Transportasi

Anggota DPRD Sentil Dirut Transjakarta: Tukang Ikan Bicara Transportasi

Megapolitan
Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Megapolitan
Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Megapolitan
Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Megapolitan
Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Megapolitan
Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Megapolitan
Hanya Diberi Uang Kerahiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Hanya Diberi Uang Kerahiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Megapolitan
Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Megapolitan
Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan adalah Istri Bapak?

Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan adalah Istri Bapak?

Megapolitan
Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Megapolitan
Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Megapolitan
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Megapolitan
Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.