Puluhan Petugas Transjakarta Dilatih Bahasa Inggris

Kompas.com - 05/08/2013, 18:38 WIB
Transjakarta, salah satu moda transportasi primadona warga Jakarta. istimewaTransjakarta, salah satu moda transportasi primadona warga Jakarta.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris untuk 30 orang petugas lapangan transjakarta. Hal itu dilakukan supaya petugas tersebut bisa memberikan informasi kepada pengguna transjakarta yang berasal dari luar negeri.

Menurut Kepala BLU Transjakarta Pargaulan Butarbutar, banyak warga negara asing (WNA) menggunakan layanan transjakarta. Tak jarang, lanjutnya, penumpang WNA itu meminta informasi kepada petugas transjakarta, tetapi tak terlayani dengan baik.

"Maka, kita latih agar pelayanan penumpang, khususnya wisatawan asing yang naik transjakarta, dapat informasi yang sama," ujarnya, Senin (5/8/2013) siang.

"Ini baru awal pelatihan. Secara bertahap, semua petugas transjakarta akan dilatih bahasa Inggris. Kita ingin meningkatkan pelayanan," lanjutnya.

Pargaulan menjelaskan, sebanyak 30 orang yang mendapatkan pelatihan adalah petugas yang tugasnya bersentuhan langsung dengan pengguna jasa, antara lain kasir, petugas di dalam halte (barrier), dan petugas di dalam bus (satuan tugas on board).

Transjakarta memiliki 12 koridor dengan panjang lintasan 208 kilometer dan memiliki 228 halte. Dengan total kendaraan sebanyak 579 bus dan petugas lapangan (sopir, penjaga loket, dan lainnya) sebanyak 6000 orang, transjakarta biasa melayani sekitar 350.000 penumpang setiap harinya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X