Kompas.com - 06/08/2013, 09:50 WIB
Pedagang Kaki Lima di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang kembali berjualan di jalan, Senin (22/7/2013) sore. Padahal sejak pagi hingga siang tadi, kawasan ini sudah steril baik dari PKL dan parkir liar Alsadad RudiPedagang Kaki Lima di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang kembali berjualan di jalan, Senin (22/7/2013) sore. Padahal sejak pagi hingga siang tadi, kawasan ini sudah steril baik dari PKL dan parkir liar
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk penertiban pedagang kaki lima (PKL) Pasar Tanah Abang, Minggu (11/8/2013), Pemprov bukan hanya mengerahkan Satpol PP. Anggota TNI dan Polri juga ikut dilibatkan dalam tim gabungan.

Kepala Satpol PP Kukuh Hadi Santoso mengatakan, tim gabungan nantinya berasal dari Satpol PP, Dinas Perhubungan DKI, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

"Total personel dalam penertiban PKL Tanah Abang sekitar 500 orang, berasal dari unsur Satpol PP, Dishub DKI, Dinas Kebersihan, serta Dinas Koperasi dan UMKM," ujar Kukuh saat dihubungi Warta Kota, Senin (5/8/2013).

Bentuk penertiban sekitar Pasar Tanah Abang berupa pembongkaran lapal-lapak yang ditinggalkan para PKL, pembersihan dan penataan kawasan. Kukuh yakin penertiban Tanag Abang tidak akan menuai konflik PKL atau pihak tertentu.

Menurut dia, koordinasi tim gabungan perlu dilakukan terutama untuk penertiban. Sebab, PKL diperkirakan akan kembali dari kampung halaman setelah Kamis (15/8/2013). Penjagaan kawasan sekitar Pasar Tanah Abang perlu dilakukan karena mereka akan datang lagi dan berusaha membuka lapak dagangan mereka.

Kepala Pasar Blok G Tanah Abang Warimin membenarkan jadwal penertiban PKL yang akan dilakukan pada H+3 Lebaran. Menurut dia, jika ada PKL liar yang tetap membandel, nantinya akan disidang di kantor Kelurahan Kebon Kacang. Keberadaan PKL di Jakarta dengan ancaman melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Megapolitan
Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Megapolitan
Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Megapolitan
Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Megapolitan
Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Megapolitan
Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Megapolitan
Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Megapolitan
Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Megapolitan
Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Megapolitan
Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Megapolitan
Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X