PT KAI: Tak Perlu Ada Loket Khusus Ibu Hamil, Lansia, dan Difabel

Kompas.com - 06/08/2013, 17:46 WIB
Ilustrasi: pemudik menunggu menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2013). Stasiun tersebut mulai dipadati pemudik dengan tujuan berbagai daerah di sekitar Pulau Jawa. TRIBUN / HERUDINIlustrasi: pemudik menunggu menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2013). Stasiun tersebut mulai dipadati pemudik dengan tujuan berbagai daerah di sekitar Pulau Jawa.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menilai tak perlu ada loket tiket khusus untuk kaum difabel, lanjut usia, maupun ibu hamil karena saat ini tiket bisa didapat secara online atau dibeli di banyak tempat di luar stasiun, misalnya toko swalayan atau agen perjalanan.

"Saat ini, tiket bisa dibeli lewat jalur online dan (toko swalayan) Indomaret, jadi enggak harus ke stasiun dan artinya enggak perlu ada loket khusus," ujar Direktur Utama PT KAI Ignatius Jonan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (6/8/2013).

Menurut Jonan, PT KAI akan melakukan sosialisasi supaya masyarakat membeli tiket secara online atau di luar stasiun sehingga nantinya stasiun bisa seperti bandar udara.

"Yang perlu diubah mindset membeli tiket di stasiun itu. Jadi, saya harapkan nantinya stasiun harus seperti bandara," ucapnya.

Sebelumnya, PT KAI dikritik oleh anggota komunitas "Sahabat Kereta", Untung Rustadi (65). Menurut Rustadi, ia sudah menyampaikan gagasan soal perlunya loket khusus untuk kaum difabel, lansia, dan ibu hamil kepada PT KAI pada Desember 2012. Ia pun mengaku kecewa ketika melihat tak satu pun dari 20 loket tiket di Stasiun Pasar Senen disediakan khusus untuk kaum difabel, lansia, dan ibu hamil pada Selasa (6/8/2013).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Megapolitan
UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

Megapolitan
Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.