Kompas.com - 07/08/2013, 12:17 WIB
Suasana pengajian di dalam kediaman almarhum anggota Unit Binmas Polsek Metro Cilandak, Aiptu Dwiyatna, Rabu (7/8/2013). Dwiyatna tewas setelah ditembak orang tak dikenal di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu subuh. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZASuasana pengajian di dalam kediaman almarhum anggota Unit Binmas Polsek Metro Cilandak, Aiptu Dwiyatna, Rabu (7/8/2013). Dwiyatna tewas setelah ditembak orang tak dikenal di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu subuh.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, sebelum ditembak hingga tewas, Aiptu Dwiyatna dibuntuti oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor. Keduanya diduga kuat adalah pelaku penembakan anggota Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Cilandak itu.

"Korban diikuti dua orang, pakai jaket dan helm full face, kemudian ditembak di kepala, tembus helm korban dan jatuh," ujarnya di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2013) siang.

Rikwanto mengatakan, polisi masih menyelidiki informasi adanya dua orang pelaku tersebut. Oleh sebab itu, ia tak ingin menduga-duga soal motif penembakan. Tim gabungan Polri, Polda Metro Jaya, Polrestro Jakarta Selatan, dan Polsek Ciputat telah diterjunkan untuk penyelidikan.

Kini polisi masih memeriksa tiga orang saksi yang berada dekat dengan tempat kejadian penembakan tersebut. Rikwanto berharap polisi dapat menggali ciri-ciri fisik dari kedua orang pelaku penembakan.

Dwiyatna tewas setelah timah panas menerjang kepala kanan belakangnya di Jalan Ottista, 4 kilometer dari rumahnya atau 200 meter jelang Masjid Raya Lebak Bulus, Ciputat, Rabu sekitar pukul 05.00. Semula, Dwiyatna hendak pergi shalat subuh sekaligus mengikuti kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid Raya Lebak Bulus. Acara itu merupakan acara rutin yang digelar oleh Polsek Cilandak setiap bulan Ramadhan. Kini jenazah Dwiyatno diotopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X