Kompas.com - 07/08/2013, 13:29 WIB
Suasana pengajian di dalam kediaman almarhum anggota Unit Binmas Polsek Metro Cilandak, Aiptu Dwiyatna, Rabu (7/8/2013). Dwiyatna tewas setelah ditembak orang tak dikenal di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu subuh. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZASuasana pengajian di dalam kediaman almarhum anggota Unit Binmas Polsek Metro Cilandak, Aiptu Dwiyatna, Rabu (7/8/2013). Dwiyatna tewas setelah ditembak orang tak dikenal di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu subuh.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto memastikan, Aiptu Dwiyatna bukan korban pencurian dengan kekerasan atau perampokan. Tak ada satu pun barang korban yang diambil oleh pelaku penembakan.

"Tidak ada yang hilang, semua lengkap," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (7/8/2013) siang.

Rikwanto mengatakan, sekitar pukul 04.20 pagi tadi, korban berangkat dari rumahnya di Pamulang, Tangerang Selatan, ke Masjid Raya Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Korban hendak mengikuti shalat subuh sekaligus mengikuti ceramah keagamaan yang diselenggarakan Polsek Cilandak sepanjang bulan Ramadhan.

Berdasarkan keterangan tiga orang saksi, korban dibuntuti oleh dua orang yang menggunakan satu sepeda motor. Keduanya mengenakan jaket dan helm tertutup sehingga sulit dikenali. Kedua pelaku diduga kuat merupakan pelaku penembakan Dwiyatna.

Korban yang saat kejadian telah mengenakan seragam polisi terkena luka tembak di kepala bagian belakang kanan, tepat di belakang telinganya. Proyektilnya bersarang di pelipis kiri.

"Belum ada bukti korban ada selisih dengan pihak lain. Jadi masih belum jelas motifnya," ujarnya.

Rikwanto menduga pelaku telah menarget korban. Hal itu dilihat dari kronologi sementara dari tiga saksi. Tiga orang saksi itu masih diperiksa. Tim gabungan Polri, Polda Metro Jaya, Polrestro Jakarta Selatan, dan Polsek Ciputat diterjunkan untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut. Setelah diotopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur, jenazah korban dibawa ke rumahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Bruder' Angelo yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok Divonis 14 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

"Bruder" Angelo yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok Divonis 14 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Dibekap hingga Lemas Usai Berhubungan Badan

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Dibekap hingga Lemas Usai Berhubungan Badan

Megapolitan
Banjir di RW 002 Tegal Alur Mulai Surut, Sebagian Warga Masih Mengungsi

Banjir di RW 002 Tegal Alur Mulai Surut, Sebagian Warga Masih Mengungsi

Megapolitan
Trotoar di Cilandak Dibongkar secara Ilegal, Sudin Bina Marga Diminta Perketat Pengawasan

Trotoar di Cilandak Dibongkar secara Ilegal, Sudin Bina Marga Diminta Perketat Pengawasan

Megapolitan
Arogansi Pengendara Pelat Khusus RF, Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, Berujung Ditilang Polisi

Arogansi Pengendara Pelat Khusus RF, Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, Berujung Ditilang Polisi

Megapolitan
Ketika Warga Pilih Lapor Damkar dalam Berbagai Masalah,  dari Lepas Cincin hingga Evakuasi Sarang Tawon Meresahkan

Ketika Warga Pilih Lapor Damkar dalam Berbagai Masalah, dari Lepas Cincin hingga Evakuasi Sarang Tawon Meresahkan

Megapolitan
Banjir di RW 002 Tegal Alur Perlahan Surut, Semalam Capai 1,2 Meter, Kini 20-40 Cm

Banjir di RW 002 Tegal Alur Perlahan Surut, Semalam Capai 1,2 Meter, Kini 20-40 Cm

Megapolitan
Polisi Periksa Relawan Jokowi Terkait Laporan terhadap Ubedilah Badrun yang Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Polisi Periksa Relawan Jokowi Terkait Laporan terhadap Ubedilah Badrun yang Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Megapolitan
Pemkot Jaksel Panggil Sudin Bina Marga soal Upaya Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Pemkot Jaksel Panggil Sudin Bina Marga soal Upaya Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Megapolitan
Suami yang Bunuh Istri Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya

Suami yang Bunuh Istri Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya

Megapolitan
Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Disabet Celurit Saat Pertahankan Motornya

Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Disabet Celurit Saat Pertahankan Motornya

Megapolitan
Lima Kecamatan Ini Mendominasi Kasus Omicron di DKI Jakarta

Lima Kecamatan Ini Mendominasi Kasus Omicron di DKI Jakarta

Megapolitan
6 Kasus Covid-19 Varian Omicron Ditemukan di Kebon Jeruk, Puskesmas Setempat: Ketahuan Minggu Lalu

6 Kasus Covid-19 Varian Omicron Ditemukan di Kebon Jeruk, Puskesmas Setempat: Ketahuan Minggu Lalu

Megapolitan
Istri Dibunuh Suaminya Setelah Berhubungan Badan di Duren Sawit

Istri Dibunuh Suaminya Setelah Berhubungan Badan di Duren Sawit

Megapolitan
Hari Ini, Dokter Hamil yang Bakar Bengkel Kembali Jalani Sidang di PN Tangerang

Hari Ini, Dokter Hamil yang Bakar Bengkel Kembali Jalani Sidang di PN Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.