Selongsong Peluru 9 Mm Ditemukan di Lokasi Penembakan Dwiyatna

Kompas.com - 07/08/2013, 16:18 WIB
Suasana pemakaman almarhum Aiptu Dwiyatna, di tanah wakaf, Pamulang Barat, Tangerang, Rabu (7/8/2013). Suasana haru menyelimuti lokasi. Istri beserta tiga anak almarhum tampak kegilangan atas kepergian Dwiyatna secara mendadak. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaSuasana pemakaman almarhum Aiptu Dwiyatna, di tanah wakaf, Pamulang Barat, Tangerang, Rabu (7/8/2013). Suasana haru menyelimuti lokasi. Istri beserta tiga anak almarhum tampak kegilangan atas kepergian Dwiyatna secara mendadak.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi menemukan sebuah selongsong peluru yang diduga digunakan pelaku penembakan terhadap anggota Unit Binmas Polsek Cilandak, Ipda Dwiyatna, Rabu (7/8/2013) subuh. Polisi masih menyelidiki peluru tersebut.

"Selongsong yang ditemukan kaliber 9 mm," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Novi Tursanurohmad kepada Kompas.com, Rabu siang.

Informasi yang dihimpun, peluru dengan dimensi tersebut biasa digunakan pada senjata api jenis FN atau nama lain Fabrique Nationale. Novi belum dapat memastikan hal itu karena tim forensik tengah menyelidiki peluru tersebut.

Dwiyatna tewas ditembak orang tak dikenal di kepala bagian kanan belakang. Penembakan terjadi di Jalan Ottista, Ciputat, Tangerang Selatan, sekitar pukul 05.00. Ketika itu korban menggunakan sepeda motor dalam perjalanan menuju Masjid Raya Lebak Bulus, Jakarta.

Polisi belum dapat menemukan identitas pelaku. Tiga orang saksi telah diperiksa terkait kasus tersebut. Tim gabungan dari Polri, Polda Metro Jaya, Polrestro Jakarta Selatan, dan Polsek Ciputat diterjunkan untuk menyelidiki kasus ini.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 8 Maret: Bertambah 35, Kasus Covid-19 di Tangsel Capai 8.045

UPDATE 8 Maret: Bertambah 35, Kasus Covid-19 di Tangsel Capai 8.045

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah Masih Mahal, Operasi Pasar Akan Digelar di 3 Pasar di Jakbar

Harga Cabai Rawit Merah Masih Mahal, Operasi Pasar Akan Digelar di 3 Pasar di Jakbar

Megapolitan
Penataan Trotoar di Kebayoran Baru, Pedagang Kaki Lima Diminta Pindah

Penataan Trotoar di Kebayoran Baru, Pedagang Kaki Lima Diminta Pindah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X