Kompas.com - 08/08/2013, 12:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menunjukkan garia tangannya kepada wartawan untuk membuktikan pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyatakan kalau garis tangan Jokowi adalah menjadi presiden. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo menunjukkan garia tangannya kepada wartawan untuk membuktikan pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyatakan kalau garis tangan Jokowi adalah menjadi presiden.
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo baru akan pulang ke kampung halamannya di Solo pada hari ketiga Lebaran. Jokowi memilih untuk merayakan Lebaran pada hari pertama dan kedua Lebaran di Jakarta dan melakukan blusukan ke sejumlah kawasan kumuh Ibu Kota.

"(Ke) Solo nanti hari ketiga," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu, di Balaikota, Jakarta, Kamis (8/8/2013).

Rencananya, begitu tiba di Solo, Jokowi akan langsung mengunjungi orangtuanya. Setelah itu, mantan Wali Kota Solo itu berencana mengunjungi sanak famili dan kolega.

Jokowi mengaku ini adalah Lebaran pertamanya di Jakarta. Ia mengaku merasakan sedikit perbedaan dalam perayaan Idul Fitri di Jakarta dan di daerah asalnya. Maklum saja, lanjut Jokowi, Jakarta yang merupakan kota metropolitan memberikan nuansa hikmat yang berbeda.

Ketika ditanyakan apakah lebih enak ber-Lebaran di Solo atau di Jakarta, Jokowi mengaku, pada umumnya sama saja. Namun, ada perbedaan sedikit yang meninggalkan kesan baginya.

"Makanannya aja yang beda dikit, tapi sama saja. Kalau kita makan semua ya kenyang," tambahnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri John Kei Bantah Sejumlah Dakwaan terhadap Bapaknya

Putri John Kei Bantah Sejumlah Dakwaan terhadap Bapaknya

Megapolitan
Update 22 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.587 Orang

Update 22 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.587 Orang

Megapolitan
Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Megapolitan
MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

Megapolitan
Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Megapolitan
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Megapolitan
Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

Megapolitan
Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Megapolitan
Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Megapolitan
[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X