Kompas.com - 11/08/2013, 07:59 WIB
Sejumlah personel TNI diterjunkan di Jalan Kebon Jati, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013) pagi. Kehadiran tentara itu dimaksudkan untuk membantu lancarnya proses penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut. KOMPAS.com/ALSADAD RUDISejumlah personel TNI diterjunkan di Jalan Kebon Jati, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013) pagi. Kehadiran tentara itu dimaksudkan untuk membantu lancarnya proses penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Seratus personel TNI ikut dikerahkan ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013) pagi. Pengerahan tentara itu untuk membantu lancarnya pelaksanaan penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut.

"Mereka akan mem-back-up kita, menjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso, Minggu di Tanah Abang.

Kukuh menyatakan, untuk penertiban pagi ini, jumlah personel yang dikerahkan seluruhnya mencapai 625 orang. Jumlah itu terdiri atas 400 personel Satpol PP, 125 anggota kepolisian, dan 100 tentara. Anggota TNI ini merupakan gabungan dari Kodim 0501 Jakarta Pusat dan Batalyon Infanteri 201 Tangerang.

"Penertiban akan kita mulai jam 08.00 WIB, dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Pusat (Saefullah)," ujar Kukuh.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di Pasar Tanah Abang, tepatnya di Jalan Kebon Jati sekitar pukul 07.00 WIB, ratusan petugas dari tiga elemen tersebut telah tiba di lokasi. Tidak ada terlihat kelompok-kelompok PKL di lokasi tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Mudik Lebaran Berlaku, Tiga Maskapai Masih Beroperasi dari Bandara Soekarno-Hatta

Larangan Mudik Lebaran Berlaku, Tiga Maskapai Masih Beroperasi dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Varian Virus Corona dari India Sudah Masuk Tangsel, Seperti Apa Bahayanya?

Varian Virus Corona dari India Sudah Masuk Tangsel, Seperti Apa Bahayanya?

Megapolitan
Bertemu Anies, AHY: Dulu Kami Berkompetisi, Sekarang Bersahabat

Bertemu Anies, AHY: Dulu Kami Berkompetisi, Sekarang Bersahabat

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Batasi Keberangkatan Bus Berstiker Khusus Selama Periode Larangan Mudik

Terminal Pulo Gebang Tak Batasi Keberangkatan Bus Berstiker Khusus Selama Periode Larangan Mudik

Megapolitan
John Kei: Saya Minta Dibebaskan, Saya Tak Tahu Masalah Ini

John Kei: Saya Minta Dibebaskan, Saya Tak Tahu Masalah Ini

Megapolitan
Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Megapolitan
Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Megapolitan
Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Megapolitan
Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Megapolitan
John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Megapolitan
Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X