Kompas.com - 12/08/2013, 08:53 WIB
Suasana Pasar Minggu yang masih penuh dengan Pedagang Kaki lima (PKL). Satpol PP pun tampak tak bekerja dan membiarkan PKL berdagang di pinggir jalan. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaSuasana Pasar Minggu yang masih penuh dengan Pedagang Kaki lima (PKL). Satpol PP pun tampak tak bekerja dan membiarkan PKL berdagang di pinggir jalan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Yati terlihat sedang membereskan lapaknya di area parkir lokasi binaan PKL Pasar Minggu. Dia mengaku terpaksa memindahkan lapaknya dari pinggir jalan ke lokasi binaan (lokbin) karena merasa capek.

Sejak ada penertiban, PKL di Pasar Minggu merasa tidak nyaman. Berkali-kali, PKL terkena gusuran oleh petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

"Saya capek, diuber-uber mulu. Katanya kalau coblos Jokowi enak, kok malah tambah repot," sesal Yati saat ditemui Kompas.com, Minggu (11/8/2013).

Berbeda dengan Yati, Santi masih enggan masuk ke lokbin. Dia pun tidak takut jika harus dipidanakan karena masih berjualan di jalan.

"Katanya, kalau Senin (12/8/2013) para PKL masih bandel jualan di jalan, katanya mau dipenjara. Masa jualan di pinggir jalan dijeblosin ke penjara, emang saya nyuri? Tapi saya rela kok dipenjara, asal sekolahin empat anak saya di kampung," ujar Santi.

Menurut Santi, dia menjadi tulang punggung utama keluarganya. Suaminya, yang tinggal di kampung bersama empat anaknya, hanya bertani. Hasilnya, kata dia, tidak cukup untuk membiayai hidup mereka.

Santi mengaku akan pindah jika memang pemindahan PKL sudah jelas. Ia menganggap lokasi lokbin tidak akan cukup menampung para PKL yang biasanya berdagang dengan sistem dua shift ini, yakni pukul 03.00-16.00 untuk tukang sayur dan buah, sedangkan pukul 16.00-21.00 untuk pedagang baju dan sepatu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Megapolitan
Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Megapolitan
Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Megapolitan
Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Megapolitan
Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Megapolitan
Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Megapolitan
Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Megapolitan
SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X