Kompas.com - 12/08/2013, 09:12 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku belum memiliki jurus untuk mengantisipasi pendatang di DKI. Pihaknya menunggu laporan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta (Dinas Dukcapil DKI).

"Nanti dilihat, setelah kita mendapat laporan," ujarnya di Balaikota, Jakarta, Senin (12/8/2013).

Jika jumlah pendatang ke Jakarta, khususnya yang tidak memiliki jaminan pekerjaan dan keterampilan, dinilai signifikan; maka ia akan mengambil tindakan. Namun, tindakan itu bukan berupa operasi yustisi.

"Nanti dilihat apakah baik atau tidak baik karena jurusnya yang betul-betul jitu belum ketemu," ujarnya.

Biasanya, pasca-Lebaran, pihak RT dan RW diminta mendata warganya. Jika menemukan ada warga pendatang yang tak memiliki pekerjaan atau keterampilan, maka akan dilaporkan ke Dinas Dukcapil DKI untuk ditindak.

Menurut data Dinas Dukcapil, jumlah pendatang ke Jakarta tiap tahunnya mengalami penurunan. Pada 2003, jumlah pendatang di Jakarta mencapai 204.830 orang. Pada 2004, jumlahnya turun menjadi 190.356 orang, dan turun lagi menjadi 180.767 orang pada tahun berikutnya.

Pada 2006, jumlah kaum urban setelah Lebaran melorot lagi menjadi 124.427 orang, lalu 109.617 orang, dan 88.473 orang pada tahun-tahun selanjutnya. Jumlahnya kembali menurun pada 2009, yakni 69.554 orang dan merosot lagi menjadi sekitar 60.000 orang pada 2010. Pada 2011, jumlah pendatang baru hanya 51.875 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] 7 Ruas Jalan dan 2 Kelurahan di Jakarta Banjir | Kasus Penembakan Petugas Linmas di Tambora

[POPULER JABODETABEK] 7 Ruas Jalan dan 2 Kelurahan di Jakarta Banjir | Kasus Penembakan Petugas Linmas di Tambora

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Istana dan Monas pada HUT ke-77 TNI

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Istana dan Monas pada HUT ke-77 TNI

Megapolitan
Aturan Baru Naik-Turun Bus Transjakarta, Penumpang Wajib 'Tap Out', Minimal Saldo Rp 5.000

Aturan Baru Naik-Turun Bus Transjakarta, Penumpang Wajib "Tap Out", Minimal Saldo Rp 5.000

Megapolitan
Mencoba Sistem Baru Transjakarta, Harus 2 Kali 'Tap In' dengan Alasan Kartu Terblokir

Mencoba Sistem Baru Transjakarta, Harus 2 Kali "Tap In" dengan Alasan Kartu Terblokir

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam

Megapolitan
Jejak Tradisi dan Peran Masyarakat Tionghoa di Indonesia yang Terekam di Museum Benteng Heritage Tangerang

Jejak Tradisi dan Peran Masyarakat Tionghoa di Indonesia yang Terekam di Museum Benteng Heritage Tangerang

Megapolitan
Curhat Awak Kapal Tradisional di Muara Angke, Jumlah Penumpang Turun karena Berebut dengan Kapal Dishub

Curhat Awak Kapal Tradisional di Muara Angke, Jumlah Penumpang Turun karena Berebut dengan Kapal Dishub

Megapolitan
Dukung Anies Jadi Capres, Apakah M Taufik Akan Masuk Nasdem?

Dukung Anies Jadi Capres, Apakah M Taufik Akan Masuk Nasdem?

Megapolitan
Hingga Tengah Malam, Lokasi Banjir di Tangsel Bertambah Jadi 9 Titik

Hingga Tengah Malam, Lokasi Banjir di Tangsel Bertambah Jadi 9 Titik

Megapolitan
Konten 'Roasting' Komika Mamat Alkatiri Berujung Dilaporkan ke Polisi, Dianggap Cemarkan Nama Baik Anggota DPR

Konten "Roasting" Komika Mamat Alkatiri Berujung Dilaporkan ke Polisi, Dianggap Cemarkan Nama Baik Anggota DPR

Megapolitan
Sambil Bonceng Anak Kecil, Pria Curi Tabung Gas dari Gerobak Pedagang Martabak di Cilincing

Sambil Bonceng Anak Kecil, Pria Curi Tabung Gas dari Gerobak Pedagang Martabak di Cilincing

Megapolitan
Wagub DKI Tinjau Banjir di Pela Mampang, Sebut Ketinggian Air Capai 1,2 Meter

Wagub DKI Tinjau Banjir di Pela Mampang, Sebut Ketinggian Air Capai 1,2 Meter

Megapolitan
Sempat Ditutup Imbas Banjir, Tol BSD Sudah Dibuka Kembali

Sempat Ditutup Imbas Banjir, Tol BSD Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
DPRD DKI Sebut Raperda Kawasan Tanpa Rokok Baru Akan Dibahas Tahun Depan, Ini Alasannya

DPRD DKI Sebut Raperda Kawasan Tanpa Rokok Baru Akan Dibahas Tahun Depan, Ini Alasannya

Megapolitan
Tol BSD Terendam Banjir hingga 90 Cm, Sejumlah Kendaraan Sempat Terjebak

Tol BSD Terendam Banjir hingga 90 Cm, Sejumlah Kendaraan Sempat Terjebak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.