Kompas.com - 12/08/2013, 20:46 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang warga negara India, Rajni Lukhi (36), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di kamar kosnya di Jl Pos Utara no 3D Pasar Baru, Senin (12/8/2013) pukul 14.00 WIB. Rajni Lukhi diduga meninggal karena sakit.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Shinto Silitonga mengatakan korban diketahui bernama Rajni Lukhi (36) WN India dan di Jakarta bekerja sebagai pedagang tekstil.

Shinto menjelaskan, kejadian berawal saat teman korban bernama Tolani (61) berkunjung ke kosan korban. Namun tidak dibukakan pintu.

Tolani lalu meminta bantuan Asep (29) penjaga kos untuk membuka pintu kamar Rajni Lukhi. Dan setelah dibuka terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal.

Sementara di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tetapi sudah mulai terjadi pembusukan pada tubuh jenazah.

"Kemungkinan korban meninggal karena sakit. Dan ditubuhnya juga tidak ada kekerasan fisik," ujar Shinto.

"Korban sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Kami sudah berkoordinasi dengan Kedutaan India untuk kepulangan jenazah korban," tambahnya.

Shinto menambahkan adanya koordinasi tersebut dilakukan untuk meneruskan informasi mengenai kematian korban kepada keluarganya di India. Termasuk juga dalam upaya membawa jenazah pulang ke India.

"Korban ini juga memiliki paspor. Dan kami berharap jenazahnya segera dibawa untuk dimakamkan di sana," kata Shinto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok, Kejari Panggil Pejabat Badan Keuangan Daerah

Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok, Kejari Panggil Pejabat Badan Keuangan Daerah

Megapolitan
Anies: 98 Persen Penduduk DKI Jakarta Telah Dilindungi BPJS Kesehatan

Anies: 98 Persen Penduduk DKI Jakarta Telah Dilindungi BPJS Kesehatan

Megapolitan
Berkonsep Stadion Kita, JIS Bisa Jadi Home Base Klub di Luar Jakarta

Berkonsep Stadion Kita, JIS Bisa Jadi Home Base Klub di Luar Jakarta

Megapolitan
Update 21 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.514 Orang

Update 21 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.514 Orang

Megapolitan
Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Megapolitan
Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Segera Dibuka Kembali

Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Segera Dibuka Kembali

Megapolitan
Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Megapolitan
Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

Megapolitan
Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Megapolitan
Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Megapolitan
Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X