Kompas.com - 13/08/2013, 15:10 WIB
Lokasi binaan Pasar Minggu penuh pedagang. Pedagang yang belum kembali berdagang belum mendapat lahan berdagang.Lahan yang penuh ini, baru dipenuhi 50 persen pedagang, sedangkan 50 persen lagi belum masuk, Jakarta, Selasa (13/8/2013). KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTILokasi binaan Pasar Minggu penuh pedagang. Pedagang yang belum kembali berdagang belum mendapat lahan berdagang.Lahan yang penuh ini, baru dipenuhi 50 persen pedagang, sedangkan 50 persen lagi belum masuk, Jakarta, Selasa (13/8/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagian pedagang kaki lima (PKL) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sudah menempati lokasi binaan. Mereka bertekad akan kembali berjualan di jalan jika tidak banyak pembeli di lokasi binaan tersebut.

Salah satu pedagang, Winarni, mengatakan, lokasi binaan (lokbin) ini masih sepi pembeli. Meskipun pelanggannya tetap datang mencarinya, pendapatannya menurun dibanding ketika ia berjualan di jalan.

"Entar juga kalau enggak ada Satpol PP, pasti pada ngasong lagi keluar. Yang beli dari tadi pelanggan-pelanggan saja, yang memang cari kita," ujar Winarni, Selasa (13/8/2013).

Yati, pedagang sayur di depan gerbang lokbin, mengaku pembeli yang datang kepadanya lumayan banyak. Namun, jika sepi lagi, ia akan nekat kembali berjualan di jalan.

"Kalau pedagang enggak ada yang keluar sih, lumayan yang beli. Tapi, kalau sampai nanti sepi lagi, ya saya mending keluar lagi. Saya kan biang kerok di sini, kalau pedagang enggak ada yang beli, saya yang pertama keluar," ujarnya.

Selama ini, para pedagang itu tidak berani berjualan sampai area jalan raya karena sudah berjejer mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menunggu di jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.