Ditelepon Jokowi, Damkar Langsung Bersihkan Got Pasar Blok G

Kompas.com - 13/08/2013, 15:25 WIB
Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulana Bencana  DKI Jakarta serta Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta membersihkan got yang tersumbat dan berbau tak sedap di Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIPetugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulana Bencana DKI Jakarta serta Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta membersihkan got yang tersumbat dan berbau tak sedap di Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Belasan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta (Damkar dan PB) serta Dinas Pekerjaan Umum DKI membersihkan saluran air yang tersumbat dan bau di Pasar Blok G Tanah Abang. Hal itu dilakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau pasar tersebut dan langsung menelepon Dinas Damkar dan PB untuk membersihkan got tersebut.

Pagi ini, Jokowi memantau proses verifikasi pedagang kaki lima ( PKL) yang telah mendaftar untuk mendapatkan kios di Pasar Blok G Tanah Abang. Dalam kunjungan itu, Jokowi juga berjalan kaki di sekitar pasar. Salah seorang pedagang mengeluh kepada Jokowi tentang keberadaan saluran air di pasar tersebut. Saat itu, saluran itu tampak mampet dan berbau tak sedap.

Setelah berkeliling di lantai tiga dan lantai empat, Jokowi pun meminta ajudannya menelepon Kepala Dinas Damkar dan PB DKI Jakarta Subejo.

"Ini air selokan naik dan nggenang di lantai dasar. Tolong disedot masukin tangki dulu ya. Segera, ya, saya tunggu," katanya.

Hingga sore ini, para petugas masih membersihkan got-got dari sampah. Segala macam perkakas digunakan untuk mempermudah pekerjaan, tak terkecuali bor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Megapolitan
Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X